Namun di sisi lain, penggunaan yang berlebihan berpotensi menurunkan konsentrasi belajar, membentuk pola pikir serba instan, serta membuka peluang anak terpapar konten negatif.
“Internet tidak bisa dihapus dari kehidupan kita, tetapi bisa diatur. Kuncinya adalah pendampingan, bukan pelarangan total. Batasi waktu penggunaan gawai, imbangi dengan aktivitas fisik, dan luangkan waktu untuk berkomunikasi bersama keluarga,” pesannya.
Kegiatan ini juga diisi dengan sesi motivasi, pembinaan teknis pelaksanaan kegiatan keagamaan di lingkungan keluarga, serta penyusunan langkah tindak lanjut antara TP PKK Provinsi Jambi dan TP PKK Kabupaten Kerinci guna memastikan program berjalan optimal hingga tingkat masyarakat.
Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Gerakan Jambi Bersholawat di Kabupaten Kerinci. Menurutnya, program tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai religius sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Bersholawat tidak hanya membawa ketenangan hati dan memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter generasi muda yang religius dan berakhlak,” ujar Monadi.
Ia berharap Gerakan Jambi Bersholawat dapat terintegrasi dalam dunia pendidikan, mulai dari tingkat PAUD hingga sekolah menengah, sehingga memberikan dampak nyata dalam pembentukan karakter anak-anak dan remaja.
Sebelumnya, Ketua TP PKK Kabupaten Kerinci, Novra Wenti Monadi, menyampaikan bahwa kehadiran TP PKK Provinsi Jambi menjadi motivasi bagi seluruh kader PKK Kabupaten Kerinci untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program pemberdayaan keluarga.
“Kehadiran Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi menjadi dorongan penting bagi kami untuk terus memperbaiki dan mengoptimalkan pelaksanaan program di lapangan,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara TP PKK Provinsi dan Kabupaten sangat penting untuk memastikan berbagai program pemberdayaan keluarga, kesehatan, pendidikan, gizi, serta penguatan nilai budaya dan keagamaan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, TP PKK Provinsi Jambi juga menyerahkan bantuan sebanyak 495 eksemplar buku panduan Belajar Mandiri Metode 30 Menit Bisa Membaca Al-Qur’an yang merupakan dukungan dari BAZNAS Provinsi Jambi bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Kerinci.
Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan literasi Al-Qur’an di lingkungan keluarga serta memperkuat upaya mewujudkan masyarakat Jambi yang tidak hanya maju dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat, berkelanjutan, dan berkarakter Islami. (Adv)











