DaerahPeristiwa

Pelindo Jambi Gelar Simulasi Ancaman Bom, Tim Gegana Brimob Uji Kesiapsiagaan di Terminal Petikemas

×

Pelindo Jambi Gelar Simulasi Ancaman Bom, Tim Gegana Brimob Uji Kesiapsiagaan di Terminal Petikemas

Sebarkan artikel ini

MUAROJAMBI, netinfo.id – Ancaman terhadap keamanan pelabuhan dapat terjadi kapan saja. Karena itu, kesiapsiagaan menjadi faktor utama dalam memastikan operasional tetap aman dan layanan kepada pengguna jasa tidak terganggu.

Berangkat dari komitmen tersebut, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi menggelar Drill HSSE Simulasi Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan Ancaman Bom di Terminal Petikemas Pelindo Talang Duku, Kamis (6/8).

Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan di lingkungan pelabuhan dan mendapat dukungan dari Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jambi sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam menghadapi potensi keadaan darurat.

Kegiatan tersebut diikuti oleh unsur KSOP Pelabuhan Kelas III Pelabuhan Talang Duku, KSKP Pelabuhan Talang Duku, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas II Jambi, Pemerintah Desa Talang Duku, serta Pelindo Jambi Group, yang terdiri atas PT Pelabuhan Tanjung Priok, PT IPC Terminal Petikemas, PT Pelindo Jasa Maritim, PT Berkah Industri Mesin Angkat, MTI, dan JAI.

Hadir pula Komandan Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jambi, Kompol Ginda J. Silalahi, beserta jajaran, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sistem keamanan dan keselamatan di kawasan pelabuhan.

General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi, Febrianto Zenny Sulistyo Hari Murti, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3),

sekaligus memperkuat implementasi prinsip Governance, Risk, and Compliance (GRC) melalui peningkatan kesiapsiagaan seluruh personel dalam menghadapi berbagai potensi kondisi darurat serta mempererat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan.

“Melalui drill ini, kami melatih kesiapan Tim Tanggap Darurat dalam menghadapi kondisi darurat yang sesungguhnya. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menguji efektivitas SOP pengamanan yang telah diterapkan, sekaligus meningkatkan kesadaran seluruh pekerja bahwa keselamatan, kesehatan kerja,

READ  Wagub Sani Pimpin Gotong Royong Massal Gerakan Indonesia ASRI di Danau Sipin

dan keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan demikian, budaya K3 dan penerapan GRC tidak hanya menjadi kebijakan perusahaan, tetapi juga tercermin dalam setiap langkah mitigasi risiko yang kami lakukan,” ujar Febrianto.

Editor: redaksi