KERINCI, netinfo.id – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris), mengajak seluruh masyarakat menjadikan sholawat sebagai energi positif dalam membangun keluarga yang harmonis serta mendidik generasi muda yang berakhlak mulia.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat yang dirangkaikan dengan Supervisi dan Evaluasi Gerakan PKK bersama TP PKK Kabupaten Kerinci di Aula Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah Siulak, Kecamatan Siulak Mukai, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kerinci Monadi, Ketua TP PKK Kabupaten Kerinci Novra Wenti Monadi, SE, Sekda Kabupaten Kerinci Zainal Efendi, S.P., M.Si., jajaran pengurus PKK, BAZNAS Kabupaten Kerinci, para pemangku kepentingan, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Hesti Haris menegaskan bahwa Gerakan Jambi Bersholawat merupakan salah satu program strategis TP PKK Provinsi Jambi untuk memperkuat ketahanan keluarga melalui pembinaan spiritual dan penguatan nilai-nilai keagamaan.
Menurutnya, keluarga merupakan pondasi utama dalam mencetak generasi yang berkarakter, berakhlak, dan memiliki ketahanan moral yang kuat di tengah berbagai tantangan zaman.
“Keluarga menjadi pondasi utama dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia. Karena itu, penguatan pendidikan agama harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” tegas Hesti Haris.
Ia menjelaskan bahwa sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan ajakan nyata kepada masyarakat untuk membiasakan sholawat dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui gerakan ini, kita ingin menjadikan sholawat sebagai energi positif yang memperkuat upaya mendidik anak, menjaga kerukunan antarwarga, serta mendukung pembangunan Jambi yang beriman, berakhlak, dan sejahtera,” ujarnya.
Hesti Haris juga mengajak seluruh kader PKK hingga tingkat RT dan RW untuk menjadi motor penggerak Gerakan Jambi Bersholawat dengan menyisipkan lantunan sholawat dalam berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari majelis taklim, arisan, hingga pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
“Selipkan sholawat dalam setiap program dan kegiatan kita. Insya Allah setiap langkah yang dilakukan akan mendapatkan keberkahan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Hesti Haris turut menyoroti tantangan pengasuhan anak di era digital. Menurutnya, kemajuan teknologi memberikan banyak manfaat, namun juga membawa dampak negatif apabila tidak disertai pengawasan yang baik dari orang tua.
Ia menjelaskan bahwa akses terhadap perangkat digital seperti telepon pintar, tablet, media sosial, hingga game online dapat menjadi sarana belajar yang efektif.











