“Sekitar pukul 08.00 WIB, korban ditemukan dalam kondisi telungkup di area persawahan dan sudah meninggal dunia,” katanya.
Menurut Zulkarnain, pihak keluarga menerima musibah tersebut dengan ikhlas dan tidak menghendaki dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.
“Pihak keluarga sudah ikhlas dan tidak ingin dilakukan autopsi. Korban dikenal sebagai pribadi yang baik di tengah masyarakat,” ujarnya.
Usai ditemukan, jasad korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Atas kejadian ini, pemerintah desa mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berburu di area persawahan, terutama ketika cuaca buruk.
“Kami mengingatkan warga agar tidak berburu sendirian demi keselamatan. Jika cuaca hujan deras disertai petir, sebaiknya segera mencari tempat yang aman,” tutupnya.(*)











