AdvetorialDaerahPemerintahan

Puncak Hari Adat Melayu Jambi 2026, Al Haris Ajak Masyarakat Kembali ke Jati Diri dan Jaga Marwah Budaya

×

Puncak Hari Adat Melayu Jambi 2026, Al Haris Ajak Masyarakat Kembali ke Jati Diri dan Jaga Marwah Budaya

Sebarkan artikel ini

Sementara itu, Ketua Umum Lembaga Adat Melayu Provinsi Jambi H. Hasan Basri Agus (HBA) mengatakan bahwa Hari Adat Melayu Jambi bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga dan melestarikan adat serta budaya Melayu Jambi.

Menurut HBA, adat Melayu Jambi tidak hanya diwujudkan dalam bentuk pakaian adat, gelar kebesaran, maupun berbagai upacara adat, tetapi juga merupakan sistem nilai yang mengajarkan sopan santun, kejujuran, musyawarah, penghormatan kepada orang tua, serta ketaatan kepada ajaran agama.

Ia menjelaskan bahwa tema Hari Adat Melayu Jambi Tahun 2026, yakni “Hijrah Adat, Kembali ke Jati Diri dan Teguh Menjaga Marwah”, sangat relevan dengan kondisi saat ini karena mengajak seluruh masyarakat untuk kembali memperkuat identitas budaya dan menjaga kehormatan negeri Melayu.

“Melalui tema ini, kita ingin mengajak seluruh masyarakat Jambi untuk terus mencintai adat, menjaga marwah daerah, serta menjadikan nilai-nilai adat sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Hasan Basri Agus juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Hari Adat Melayu Jambi tahun ini dilaksanakan secara sederhana, namun tetap sarat makna dan nilai budaya.

“Adat tidak dilihat dari megahnya tempat, tetapi dari niat, kebersamaan, dan ketulusan dalam menjaganya,” katanya.

Sebelumnya, Panitia Pelaksana Drs. Idham Kholik dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Adat Melayu Jambi merupakan implementasi dari Keputusan Gubernur Jambi Nomor 538/KEP/GUB/DISBUDPAR-2.3/2023 tanggal 20 Juni 2023 tentang Perubahan atas Keputusan Gubernur Jambi Nomor 312/KEP.GUB/DISBUDPAR-2.3/2022 tentang Penetapan Hari Adat Melayu Jambi Provinsi Jambi, yang menetapkan tanggal 1 Muharram sebagai Hari Adat Melayu Provinsi Jambi.

Ia menjelaskan, seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan setiap tahunnya dikemas dalam Pekan Adat Melayu Jambi. Untuk tahun 2026, kegiatan telah dimulai sejak 9 Juni dan mencapai puncaknya pada 16 Juni 2026.

READ  Tingkatkan Semangat Patriotisme, Polda Jambi Gelar Upacara Kesadaran Nasional Awal Tahun 2026

Idham Kholik juga menjelaskan bahwa tema Hari Adat Melayu Jambi Tahun 2026 diangkat untuk menginspirasi seluruh pengurus adat dan masyarakat agar terus menjadikan nilai-nilai adat Melayu Jambi sebagai pedoman hidup.

Nilai tersebut sebagaimana termaktub dalam seloko adat Melayu Jambi, yaitu “Adat Bersendikan Syara’, Syara’ Bersendikan Kitabullah, Syara’ Mengatur Adat Memakai.”

Selain kegiatan puncak, berbagai agenda telah dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Adat Melayu Jambi Tahun 2026, di antaranya ziarah ke makam tokoh masyarakat Jambi, yakni makam Datuk Raden Mattaher yang dilaksanakan bersama LAM Kabupaten Tanjung Jabung Timur, serta ziarah ke Makam Nasional Sultan Thaha Syaifuddin yang dilaksanakan bersama LAM Kabupaten Tebo.

Berbagai perlombaan juga digelar sejak pertengahan Mei hingga 15 Juni 2026, meliputi penilaian aspirasi kinerja Lembaga Adat Melayu kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, penilaian kelompok belajar adat,

serta lomba menyanyikan lagu-lagu Melayu Jambi antar SLTA se-Provinsi Jambi yang dilaksanakan secara daring mulai dari babak penyisihan hingga semifinal dan dilanjutkan dengan final secara langsung.

Tidak hanya itu, berbagai kegiatan sosial juga dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial LAM Provinsi Jambi kepada masyarakat, di antaranya pembagian 1.000 paket sembako, donor darah, pelayanan pengobatan gratis, serta berbagai kegiatan keagamaan.

Melalui peringatan Hari Adat Melayu Jambi Tahun 2026, diharapkan nilai-nilai adat dan budaya Melayu Jambi semakin kokoh dalam kehidupan masyarakat, menjadi perekat persatuan, memperkuat moral generasi muda, serta mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan budaya dan kearifan lokal.

Pemerintah Provinsi Jambi bersama Lembaga Adat Melayu Provinsi Jambi berkomitmen untuk terus bersinergi dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan adat Melayu Jambi agar tetap hidup, berkembang, dan menjadi identitas yang membanggakan bagi masyarakat Jambi di tengah arus globalisasi dan perkembangan zaman. (Adv)

READ  Sinergi Ditlantas Polda Jambi dan PT Hakaaston Perkuat Pendidikan Keselamatan Berkendara di Jalan Tol
Editor: redaksi