AdvetorialDaerahTeknologi

Pemkot Jambi Percepat Transformasi Digital, DTA Sasar UMKM, Gen Z, dan ASN

×

Pemkot Jambi Percepat Transformasi Digital, DTA Sasar UMKM, Gen Z, dan ASN

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Jambi Bersama Kepala Bagian Umum Komdigi Medan, Yusrizal, S.Kom., M.Eng, serta Kadis Infokom Jambi saat memberikan keterangan kepada awak media pada pembukaan Digital Talent Academy di Kota Jambi, Selasa (5/5/2026).

JAMBI, netinfo.id – Pemerintah Kota Jambi terus mendorong percepatan transformasi digital melalui pelatihan Digital Talent Academy (DTA) yang menyasar pelaku UMKM, generasi muda (Gen Z), serta aparatur sipil negara (ASN).

Kegiatan ini digelar di Kota Jambi pada Selasa (5/5/2026) sebagai bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia di berbagai sektor.

Pelatihan tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama peserta dari beragam latar belakang yang mengikuti kegiatan dengan antusias.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menyampaikan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi antara Pemerintah Kota Jambi dengan pemerintah pusat saat kunjungan kerja ke Jakarta. Menurutnya, pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi digital masyarakat.

“Pelatihan ini merupakan respons cepat dari Komdigi. Setelah pertemuan di Jakarta, langsung ditindaklanjuti dengan menghadirkan tim pelatih ke Jambi,” ujarnya.

Sebanyak 100 peserta mengikuti pelatihan yang dibagi ke dalam tiga fokus utama. Pertama, pelatihan digital marketing untuk mendorong daya saing UMKM di pasar digital.

Kedua, pelatihan content creator berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi generasi muda guna meningkatkan kreativitas sekaligus membuka peluang ekonomi baru. Ketiga, pelatihan pemanfaatan AI bagi ASN untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien.

Selain penguatan SDM, Pemerintah Kota Jambi juga tengah mengembangkan konsep smart city yang terintegrasi dengan sistem keamanan berbasis teknologi. Salah satu program unggulan adalah pemasangan CCTV di setiap RT melalui program Kampung Bahagia.

“CCTV ini ke depan akan terhubung dengan Jambi City Operations Center dan didukung teknologi AI untuk membantu pendataan penduduk hingga deteksi potensi kejahatan,” jelas Maulana.

Ia menambahkan, sistem tersebut juga memungkinkan identifikasi kendaraan secara otomatis, termasuk pengecekan status pajak, sehingga proses pengawasan dapat dilakukan secara lebih efisien tanpa pendataan manual.

READ  HUT ke-26 Tanjab Timur, Dillah–Muslimin Paparkan Capaian Pembangunan dan Komitmen Visi MERATA

Di sektor kebersihan, Pemkot Jambi turut mendorong digitalisasi melalui program Operasional Pengelolaan Bentor Mandiri (OPBM) yang akan terintegrasi dengan aplikasi. Sistem ini memungkinkan pemantauan aktivitas pengangkutan sampah sekaligus mengoptimalkan nilai ekonomi dari hasil pengelolaan, seperti daur ulang plastik.

“Ke depan, pengelolaan sampah bisa lebih mandiri. Bahkan, jika sudah optimal, masyarakat berpotensi tidak lagi terbebani biaya karena sampah memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.

Pada tahap awal, sistem ini masih menerapkan biaya operasional berkisar Rp14.000 hingga Rp20.000 per rumah, menyesuaikan kesepakatan di tingkat lingkungan.

Wali Kota Jambi berharap program Digital Talent Academy dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak peserta, sehingga transformasi digital di Kota Jambi berjalan lebih cepat, merata, dan berkelanjutan.

Langkah ini dinilai sebagai bagian penting dalam mewujudkan kota yang cerdas, aman, dan bersih melalui pemanfaatan teknologi digital yang terintegrasi di berbagai sektor.(*)