DaerahEkonomi

Kolaborasi Bank Jambi dan OJK Tingkatkan Edukasi serta Inklusi Keuangan bagi Masyarakat Suku Anak Dalam di Merangin 

×

Kolaborasi Bank Jambi dan OJK Tingkatkan Edukasi serta Inklusi Keuangan bagi Masyarakat Suku Anak Dalam di Merangin 

Sebarkan artikel ini

“Peran edukasi keuangan sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat pelindungan konsumen. Dengan pemahaman keuangan yang baik,

masyarakat dapat mengambil keputusan keuangan secara bijak, mengelola pendapatan dengan lebih efektif, serta melindungi diri dari berbagai risiko keuangan,” ujar Yan Iswara Rosya kemarin (18/6).

Direktur Utama Bank Jambi, H. Khairul Suhairi melalui Direktur Treasury, Dana, IT dan Digital Bank Jambi, H. Achmad Nunung HS menyampaikan bahwa Bank Jambi mendukung penuh berbagai program peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang menyasar masyarakat hingga ke pelosok daerah.

Melalui kegiatan ini, Bank Jambi berharap masyarakat Suku Anak Dalam dapat semakin mengenal produk dan layanan keuangan formal, memahami manfaat menabung, serta memiliki kemampuan dalam mengelola keuangan secara mandiri dan berkelanjutan.

Kegiatan edukasi ini juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong peningkatan akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang aman, mudah dijangkau, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Selain memberikan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, peserta juga mendapatkan informasi terkait produk dan layanan perbankan, pentingnya menabung, serta kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penipuan dan kejahatan keuangan,” tandas Direktur Treasury, Dana, IT dan Digital Bank Jambi, H. Achmad Nunung HS.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara Bank Jambi, OJK, Pemerintah Daerah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, diharapkan masyarakat Suku Anak Dalam dapat semakin berdaya secara ekonomi,

memiliki akses yang lebih luas terhadap layanan keuangan formal, serta mampu meningkatkan kesejahteraan hidup secara berkelanjutan.(*)

READ  Wagub Abdullah Sani Tutup Pekan Budaya Sarolangun, Tekankan Budaya Sebagai Solusi Global