JAKARTA, netinfo.id – Peran perempuan Indonesia dinilai semakin krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di tengah percepatan transformasi digital dan dinamika sektor jasa keuangan.
Hal tersebut mengemuka dalam webinar bertajuk “Kartini Masa Kini: Perempuan, Pengetahuan, dan Perubahan” yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Selasa.
Kegiatan ini menghadirkan Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi serta Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, dan diikuti lebih dari 5.000 peserta secara daring.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa perempuan memiliki kontribusi strategis dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurutnya, kepemimpinan perempuan tidak hanya berperan dalam lingkup keluarga, tetapi juga dalam sektor profesional dan industri keuangan. Hal ini turut mendukung peningkatan kepercayaan (trust) masyarakat terhadap sistem keuangan sebagai fondasi menuju visi Indonesia Emas 2045.
Friderica juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas perempuan melalui peningkatan literasi keuangan, pengetahuan, serta keterampilan. Upaya ini dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat struktur ekonomi nasional dari level mikro.
“Pemberdayaan perempuan melalui literasi dan keahlian menjadi langkah penting, termasuk untuk melindungi mereka dari berbagai risiko kejahatan keuangan seperti penipuan dan scam,” ujarnya.











