JAMBI, netinfo.id – Ketekunan dan konsistensi menjadi kunci utama bagi Iriana, pelaku UMKM kuliner asal Jambi yang sukses mengembangkan usaha brownies sejak tahun 2025.
Perempuan yang akrab disapa Ana, Rose Irin, hingga Nuna ini memulai usahanya dari skala rumahan, namun kini produknya semakin dikenal dan diminati berbagai kalangan.
Sejak awal merintis usaha, Iriana menegaskan pentingnya kualitas bahan sebagai fondasi utama dalam menjaga cita rasa produk. Ia memilih bahan-bahan terbaik demi menghasilkan brownies dengan rasa yang khas dan tekstur yang konsisten.
“Sejak tahun 2025 saya mulai usaha ini, dan dari awal memang berkomitmen menggunakan bahan yang berkualitas supaya rasa brownies tetap terjaga,” ungkap Iriana.
Dalam proses produksi, Iriana tidak menetapkan jumlah pasti setiap harinya. Kapasitas produksi disesuaikan dengan jumlah pesanan yang masuk, sehingga ia dapat tetap menjaga kualitas setiap produk yang dihasilkan.
Beberapa varian brownies yang paling diminati pelanggan di antaranya fudgy brownies dengan tekstur lembut dan legit, matcha brownies dengan sentuhan rasa teh hijau, serta cheese brownies yang menghadirkan perpaduan gurih dan manis.
Untuk harga, Iriana membanderol Fudgy Brownies seharga Rp100 ribu, Cheese Brownies Rp120 ribu, serta Fudgy Matcha Brownies Rp120 ribu per loyang.
Meski tidak menggunakan resep turun-temurun, Iriana mengandalkan resep racikan pribadinya. Ia mengaku melalui proses panjang dalam menemukan komposisi yang tepat, mulai dari uji coba berulang hingga akhirnya mendapatkan rasa dan tekstur yang sesuai dengan selera pasar.
“Tidak ada resep khusus dari keluarga, ini murni resep pribadi. Saya terus mencoba dan mengulang sampai benar-benar menemukan tekstur dan rasa yang pas, dan itu yang saya pertahankan sampai sekarang,” jelasnya.











