“Sehingga diharapakan program SAPA Bahagia yang Bunda PAUD lakukan untuk menyisir, mengajak, memantau dan mengadvokasi anak-anak memasuki usia dini bisa ditampung di Sekolah Negeri, khususnya bagi keluarga kurang mampu,” ujarnya.
Maulana juga menekankan, melalui program SAPA Bahagia (Sisir, Ajak, Pantau, Advokasi untuk Anak Bahagia) yang bertujuan untuk memastikan seluruh anak usia dini mendapatkan akses pendidikan layak, Pemerintah Kota saat ini terus menggiatkan inklusi dibidang pendidikan terkait wajib belajar 13 tahun.
Selain itu, dalam pertemuan ini Wali Kota Jambi juga telah mengajukan usulan revitalisasi terhadap sekolah – sekolah, khususnya yang ada dalam wewenang Pemerintah Kota Jambi.
“Sudah ada 40 Sekolah yang masuk tahap Verval dan 95 lagi tambahan sebagai usulan,” sebutnya.
“Semua sudah kita masukkan by sistem, semoga bisa direalisasikan,” pungkas Wali Kota Maulana.
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Maulana turut didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mulyadi, serta Kepala Dinas Pendidikan Sugiyono beserta jajaran terkait.(*)











