MUARO JAMBI, netinfo.id – Kerusakan parah sejumlah ruas jalan di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, kembali dikeluhkan warga. Hingga kini, belum terlihat penanganan signifikan dari pemerintah, sementara kondisi jalan semakin memburuk terutama saat musim hujan.
Pantauan di lapangan, beberapa jalur strategis berubah menjadi kubangan lumpur yang menyulitkan akses kendaraan.
Ruas jalan yang menghubungkan Desa Gedong Karya, Jebus, Sungai Aur hingga Simpang perbatasan Kabupaten Tanjung Jabung Timur menjadi titik paling terdampak.
Akibatnya, kendaraan kerap terjebak, distribusi barang tersendat, dan biaya transportasi meningkat. Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat setempat.
Tokoh masyarakat Muaro Jambi, Almuttaqin, menilai pemerintah provinsi belum menunjukkan keberpihakan yang merata terhadap wilayah Kumpeh. Ia menyebut proyek multiyears yang dibangun Pemerintah Provinsi Jambi baru menyentuh sebagian ruas jalan.
“Kalau kita lihat, pekerjaan itu baru dari Pudak sampai batas Jembatan Suak Kandis di Kelurahan Tanjung. Setelah itu, tidak ada kelanjutan. Sementara masyarakat di wilayah Kumpeh yang lain masih berkutat dengan jalan rusak,” kata Almuttaqin.











