AdvetorialDaerah

Solok Sipin Hadirkan OPBM, Wujud Nyata Transformasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Kota Jambi

×

Solok Sipin Hadirkan OPBM, Wujud Nyata Transformasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Kota Jambi

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama jajaran Pemerintah Kota Jambi dan masyarakat saat launching lima unit bentor Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) Solok Sipin Viral di Kelurahan Solok Sipin

JAMBI, netinfo.id – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui program prioritas Kampung Bahagia.

Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui peluncuran lima unit bentor Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) di Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, Jumat sore (12/06/2026).

Kegiatan peluncuran yang dipusatkan di RT 22 Kelurahan Solok Sipin tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., didampingi sejumlah kepala perangkat daerah.

Peresmian ditandai dengan pemasangan stiker OPBM pada gerobak motor sebagai simbol resmi dimulainya operasional pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan prasasti oleh tokoh adat RT 16 Kelurahan Sungai Putri atas terlaksananya program Kampung Bahagia, serta penyerahan bantuan UMKM berupa gerobak cilok yang berasal dari pemanfaatan program tersebut.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap masyarakat Kelurahan Solok Sipin yang dinilai berhasil menjalankan program Kampung Bahagia secara menyeluruh, mulai dari aspek kebersihan, keamanan, sosial kemasyarakatan hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Sore ini saya hadir di RT 22 dalam rangka serah terima hasil pelaksanaan program Kampung Bahagia. Di sini sudah lengkap, untuk keamanan ada CCTV, untuk kebersihan ada pengadaan gerobak motor dalam mendukung pelaksanaan OPBM, serta bantuan UMKM untuk masyarakat,” ujar Maulana.

Ia mengapresiasi kekompakan masyarakat Solok Sipin bersama para tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama yang telah membentuk lembaga pengelola sampah bernama OPBM Solok Sipin Viral yang telah mendapatkan legalitas melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Menurut Maulana, keberadaan OPBM menjadi langkah strategis dalam mengorganisir pengelolaan sampah secara lebih baik di tingkat kelurahan.

READ  Wali Kota Jambi Tutup TPS di Handil Jaya, Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

“Tujuannya adalah mengorganisir pengelolaan sampah, dimana satu kelurahan dikelola melalui forum yang ditunjuk untuk mengelola sampah yang ada di wilayah tersebut,” jelasnya.

Ia menjelaskan, sistem kerja OPBM akan dilakukan melalui pengambilan sampah dari rumah ke rumah sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pemilahan sampah organik dan anorganik.

“Sampah organik setiap hari akan diambil OPBM dengan berkeliling, sedangkan sampah anorganik akan ditentukan jadwal pengambilannya dan dapat dimanfaatkan secara ekonomi sehingga memiliki nilai tambah serta menjadi pendapatan yang dapat digunakan bersama untuk kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Wali Kota Jambi menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus dilakukan secara bersama-sama dengan konsep pemberdayaan masyarakat.

“Sampah memiliki nilai ekonomi. Dengan sistem subsidi ini, warga yang tidak mampu bisa mendapatkan layanan secara gratis. Yang terpenting adalah mulai memilah sampah dari rumah,” pungkas Maulana.

Sementara itu, Camat Danau Sipin Ferdinand Faizal menyampaikan bahwa pelaksanaan program Kampung Bahagia di Kelurahan Solok Sipin merupakan hasil dukungan seluruh elemen masyarakat.

Ia menjelaskan, pada tahap pertama program tersebut telah direalisasikan pengadaan lima unit bentor OPBM, ditambah dua unit bentor yang sebelumnya telah aktif dari BKBK dan DHU. Selain itu, terdapat pemasangan 23 unit CCTV serta bantuan UMKM berupa gerobak cilok.

“Alhamdulillah pelaksanaan OPBM di Kelurahan Solok Sipin mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Warga ingin Kota Jambi menjadi kota yang bersih dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Ketua Forum RT Kelurahan Solok Sipin, Syahroni, mengungkapkan rasa bangganya atas hadirnya OPBM yang menjadi solusi bersama terhadap persoalan sampah di lingkungan masyarakat.

“Saya mengakui jika kita sendiri-sendiri mengurus masalah sampah tidak akan pernah selesai, karena persoalan sampah merupakan masalah bersama,” katanya.

READ  JBC Tanam 1.000 Pohon: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Hijau di Kota Jambi

Ia menjelaskan, masyarakat Solok Sipin sepakat membentuk wadah OPBM Solok Sipin Viral sebagai upaya bersama menyelesaikan persoalan sampah sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih.

“Kami seluruh masyarakat Solok Sipin bersepakat membuat suatu wadah yang kami namakan OPBM Solok Sipin Viral sebagai wadah untuk menyelesaikan permasalahan sampah yang ada di Kelurahan Solok Sipin,” tutupnya.(*)