AdvetorialPemerintahan

Wali Kota Maulana Dorong ASN Kota Jambi Jadi Pelayan Publik yang Sigap dan Solutif

×

Wali Kota Maulana Dorong ASN Kota Jambi Jadi Pelayan Publik yang Sigap dan Solutif

Sebarkan artikel ini

JAMBI, netinfo.id – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik dengan mengedepankan semangat melayani, profesionalisme, serta kemampuan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Maulana saat menjadi keynote speech pada Webinar ASN Siginjai Belajar Seri 02 Tahun 2026 dengan tema “Jambi Bahagia: Sigap Layani, Tuntas Beri Solusi”, yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Jambi, Kamis (18/06/2026), di Ruang Kerja Wali Kota Jambi.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 1.120 peserta dari lingkungan Pemerintah Kota Jambi serta 68 peserta dari luar Pemerintah Kota Jambi. Webinar ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi M. Saleh Ridha, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi Saiful Roswandi, serta Sekretaris BKPSDMD Kota Jambi Noviardi, S.Kom.

Dalam arahannya, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa pelayanan publik yang berkualitas merupakan bagian penting dalam mewujudkan visi Kota Jambi sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Kota Jambi Nomor 03 Tahun 2025, yakni mewujudkan Kota Perdagangan dan Jasa yang Bahagia.

Menurutnya, konsep Bahagia tidak hanya menggambarkan kondisi masyarakat, tetapi juga merupakan akronim dari Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera yang menjadi arah pembangunan Kota Jambi.

“ASN harus memiliki jiwa melayani. Ketika berangkat dari rumah menuju kantor, niatkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan tugas masing-masing,” ujar Maulana.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Jambi saat ini memiliki sebanyak 10.067 ASN yang terdiri dari 4.342 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 5.725 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Jumlah tersebut menjadi kekuatan besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

READ  Bujang Gadis Kota Jambi 2026 Sukses Digelar, Maulana Tekankan Pelestarian Budaya

“Jika setiap ASN memberikan satu pelayanan terbaik setiap hari, maka ada lebih dari 10 ribu pelayanan yang hadir setiap hari untuk masyarakat,” katanya.

Maulana menegaskan, ASN memiliki tiga peran utama, yakni sebagai garda terdepan pelayanan publik, pelaksana kebijakan pemerintah, serta agen perubahan dalam mewujudkan birokrasi yang lebih baik.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan pelayanan publik semakin besar seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan yang cepat, transparan, dan berbasis digital.

“Di era media sosial, satu pelayanan yang kurang baik dapat menjadi sorotan. Karena itu seluruh ASN harus bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP), meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan yang ramah dan responsif,” tegasnya.

Sebagai bentuk transformasi pelayanan publik, Pemerintah Kota Jambi terus mendorong digitalisasi layanan, penyederhanaan prosedur, peningkatan kompetensi ASN, serta penguatan pengawasan internal.

Berbagai layanan publik telah diarahkan menuju sistem digital, mulai dari administrasi kependudukan, perizinan, perpajakan hingga pengelolaan pengaduan masyarakat melalui aplikasi JAGA.

“Ke depan pelayanan akan semakin terintegrasi secara digital. Masyarakat cukup menggunakan satu aplikasi untuk mendapatkan berbagai layanan pemerintah,” jelas Maulana.

Selain peningkatan kualitas pelayanan, Wali Kota juga menekankan pentingnya integritas ASN. Ia meminta seluruh aparatur menjauhi praktik pungutan liar dan tidak menyalahgunakan kewenangan dalam menjalankan tugas.

“ASN sudah mendapatkan gaji dan tunjangan kinerja. Jangan sampai jabatan dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Maulana juga memaparkan sejumlah program unggulan Pemerintah Kota Jambi dalam mewujudkan visi Jambi Bahagia, di antaranya Kartu Bahagia, Balikat, Bank Harkat, Rumel, Lansia Bahagia, Kampung Bahagia, Kota Tangguh, Bahagia Berbudaya, Apel Kota, Balap, serta Call Center Bahagia 112.

READ  Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport

Program Kampung Bahagia menjadi salah satu strategi Pemkot Jambi dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kolaborasi antara RT, lurah, camat, dan masyarakat.

Program tersebut juga mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui OPBM (Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat) serta peningkatan keamanan lingkungan melalui pemasangan CCTV terintegrasi yang terhubung dengan Jambi City Operation Center (JCOC).

“Ke depan akan dipasang sekitar 1.100 unit CCTV integratif yang diharapkan mampu meningkatkan rasa aman dan nyaman masyarakat serta membantu menekan angka kriminalitas,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDMD Kota Jambi Rizalul Fikri menyampaikan bahwa Webinar ASN Siginjai Belajar merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Jambi dalam meningkatkan kompetensi aparatur agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Ia menegaskan, tema “Jambi Bahagia: Sigap Melayani, Tuntas Memberi Solusi” bukan sekadar slogan, tetapi harus menjadi budaya kerja seluruh ASN.

“Sigap melayani berarti ASN harus memiliki kepekaan, kecepatan, dan kesiapan dalam memberikan pelayanan terbaik. Sedangkan tuntas memberi solusi berarti menghadirkan penyelesaian nyata terhadap persoalan masyarakat,” ujarnya.(*)