JAMBI, netinfo.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026. Tak hanya menargetkan sukses penyelenggaraan, Kota Jambi juga bertekad mempertahankan gelar juara umum yang telah diraih selama empat tahun berturut-turut.
Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Jambi, Maulana, saat memimpin rapat finalisasi kesiapan penyelenggaraan MTQ ke-55 bersama Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, di Aula Bapperida Kota Jambi, Rabu (21/10/2026).
MTQ ke-55 Tingkat Provinsi Jambi dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober hingga 8 November 2026. Ajang keagamaan tahunan ini akan diikuti kafilah dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.
Mengusung tema “Melalui MTQ ke-55 Provinsi Jambi, Kita Teguhkan Nilai-Nilai Al-Qur’an dalam Membentuk Generasi Penerus yang Beriman, Berkarakter Mantap Menuju Masa Depan yang Bahagia”, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus menyemarakkan syiar Islam di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
Rapat finalisasi tersebut dihadiri jajaran Pemkot Jambi, perwakilan Kantor Kementerian Agama Provinsi Jambi dan Kota Jambi, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Jambi, instansi vertikal, serta para pemangku kepentingan lintas sektor.
Pelayanan Maksimal, Prestasi Tetap Jadi Target
Dalam arahannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa keberhasilan MTQ tidak hanya diukur dari kelancaran pelaksanaan kegiatan, tetapi juga dari kualitas pelayanan kepada seluruh kafilah serta capaian prestasi yang diraih.
Menurutnya, sebagai tuan rumah, Kota Jambi harus mampu memberikan kesan terbaik kepada seluruh peserta, mulai dari kedatangan hingga berakhirnya rangkaian perlombaan.
“Persiapkan semuanya seoptimal mungkin dan lakukan yang terbaik, karena ini menyangkut marwah Kota Jambi sebagai tuan rumah,” tegas Maulana.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan MTQ, Maulana meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN), baik PNS maupun PPPK, tidak melakukan perjalanan dinas ke luar daerah selama kegiatan berlangsung, kecuali dalam kondisi darurat.
Ia juga mengajak seluruh ASN untuk ikut menyemarakkan MTQ dan memberikan dukungan kepada para kafilah tanpa membeda-bedakan peserta dari kabupaten maupun kota mana pun.
“Tidak boleh ada ASN, baik PNS maupun PPPK, yang melakukan perjalanan dinas ke luar daerah selama MTQ berlangsung, kecuali dalam kondisi darurat. Kita harus ikut meramaikan MTQ ini. Syukur-syukur bisa turut membantu dan memberikan dukungan kepada para kafilah, namun jangan membeda-bedakan kafilah kabupaten/kota,” ujarnya.
Seluruh Perangkat Daerah Diminta Bergerak Bersama
Untuk memastikan setiap cabang lomba berjalan optimal, Maulana meminta panitia dari masing-masing perangkat daerah di lingkungan Pemkot Jambi memperkuat koordinasi dan kolaborasi. Seluruh penanggung jawab diminta memastikan kesiapan teknis, sarana dan prasarana, kebersihan lokasi, hingga pelayanan bagi peserta.
“Pastikan mulai dari kebersihan, kesiapan tempat, hingga pelayanan dapat berjalan optimal,” tekannya.
Pelaksanaan MTQ ke-55 akan dipusatkan di kawasan Kantor Wali Kota Jambi dan sejumlah masjid di berbagai wilayah Kota Jambi. Berbagai agenda telah disiapkan, mulai dari penyambutan kafilah, pawai ta’aruf, pembukaan stan bazar, pelantikan dewan hakim, seminar Al-Qur’an, hingga acara pembukaan dan penutupan.
Kesiapan petugas pendamping atau liaison officer (LO) dari masing-masing kabupaten dan kota juga menjadi perhatian. Para LO diminta memberikan sambutan dan pelayanan terbaik kepada kafilah, terutama dalam hal penyambutan, akomodasi, serta koordinasi selama berada di Kota Jambi.
Mengingat kedatangan peserta dijadwalkan mulai 30 Oktober 2026, seluruh unsur panitia diharapkan memastikan proses penerimaan kafilah berlangsung tertib, nyaman, dan terkoordinasi dengan baik.
Antisipasi Cuaca dan Perkuat Toleransi Antarumat Beragama
Selain kesiapan teknis, Pemkot Jambi turut mengantisipasi potensi hujan pada akhir Oktober sebagaimana prakiraan cuaca BMKG. Panitia diminta menyiapkan langkah antisipasi agar seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi peserta maupun masyarakat.
Maulana juga mengajak Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Jambi berpartisipasi aktif menyukseskan penyelenggaraan MTQ ke-55.
Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan keagamaan, melainkan juga kesempatan bagi Kota Jambi untuk menunjukkan kehidupan masyarakat yang harmonis, menjunjung tinggi toleransi, dan menghargai keberagaman.
“Tunjukkan bahwa Kota Jambi adalah kota yang harmonis dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi antarumat beragama,” pungkasnya.
12 Cabang Lomba Siap Dipertandingkan
MTQ ke-55 Tingkat Provinsi Jambi di Kota Jambi akan mempertandingkan 12 cabang lomba yang mencakup seni baca Al-Qur’an, hafalan, pemahaman kandungan Al-Qur’an, hingga penulisan karya ilmiah keislaman.
Adapun cabang lomba yang akan dipertandingkan meliputi:











