JAMBI, netinfo.id – Menanamkan nilai-nilai Pancasila dan semangat kebangsaan kepada generasi muda tidak cukup hanya melalui pembelajaran di ruang kelas. Diperlukan kegiatan nyata yang mampu membentuk kedisiplinan, keberanian, kerja sama, serta jiwa kepemimpinan. Salah satunya melalui Lomba Ketangkasan Bakti Anak Negeri (Lokabari) II Tahun 2026.
Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, secara resmi membuka Lokabari II tingkat Kota Jambi yang digelar Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Cabang 0501 Kota Jambi, di Gedung Juang DHD 45 Provinsi Jambi, Jumat (6/11/2026).
Mengusung tema “Mengawal Nilai-Nilai Pancasila Menuju Generasi Emas” dan moto “Satu Hati, Satu Tujuan Membangun Negeri dan Mengawal NKRI”, kegiatan ini diikuti 165 peserta dari delapan sekolah tingkat SMP/MTs negeri dan swasta se-Kota Jambi.
Berlangsung selama dua hari, 6–7 November 2026, Lokabari II diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-48 FKPPI, Hari Sumpah Pemuda, sekaligus menyambut Hari Pahlawan.
Pembukaan kegiatan diawali dengan upacara yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi, kemudian dilanjutkan dengan pemasangan tanda peserta sebagai simbol dimulainya perlombaan.
Dalam sambutannya, Diza mengapresiasi FKPPI Kota Jambi yang terus berinisiatif menghadirkan kegiatan positif dan edukatif bagi generasi muda. Menurutnya, Lokabari bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembinaan untuk membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini.
“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, saya menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar FKPPI Kota Jambi yang terus menghadirkan kegiatan positif bagi generasi muda. Kegiatan ini semakin bermakna karena diselenggarakan dalam rangka HUT ke-48 FKPPI, sekaligus memperingati Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan,” ujarnya.
Diza menegaskan, keberhasilan Lokabari tidak semata-mata diukur dari siapa yang keluar sebagai juara. Lebih dari itu, nilai penting kegiatan ini terletak pada proses pembelajaran yang membentuk kedisiplinan, ketangkasan, keberanian, kerja sama, kepemimpinan, dan tanggung jawab.
Menurutnya, kemampuan tersebut merupakan bagian dari soft skill yang sangat dibutuhkan generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan, terlebih di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan zaman.
“Kita saat ini tidak sedang mempersiapkan anak-anak untuk sekadar menjadi pemenang lomba. Lebih dari itu, kita sedang melatih ketangkasan, kedisiplinan, keberanian, kerja sama, kepemimpinan, dan tanggung jawab yang menjadi fondasi karakter serta nilai-nilai penting bagi masa depan mereka,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kecerdasan akademis dan keterampilan teknis bukan satu-satunya bekal untuk meraih kesuksesan. Generasi muda harus memiliki kemampuan sosial, kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat, serta keseimbangan antara kedisiplinan jasmani dan rohani.
Karena itu, Diza berpesan agar seluruh peserta mengikuti setiap perlombaan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, menghormati lawan, serta menjadikan setiap pengalaman sebagai proses pembelajaran.
“Kemenangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Berani mencoba, disiplin mengikuti aturan, menghormati lawan, bekerja sama dalam tim, dan menerima hasil perlombaan dengan lapang dada juga merupakan bagian dari kemenangan. Berlombalah untuk membangun karakter, menguji kemampuan, dan menempa diri menjadi generasi yang bermanfaat bagi negeri,” pesannya.
Lebih lanjut, Diza menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Jambi mendukung berbagai inisiatif yang memberikan ruang bagi anak-anak dan remaja untuk mengembangkan potensi, meningkatkan prestasi, sekaligus membangun karakter dan integritas.
Ia berharap kegiatan seperti Lokabari dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya melahirkan generasi muda Kota Jambi yang unggul, berdaya saing, berjiwa nasionalis, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Hasto, menjelaskan bahwa Lokabari II Tahun 2026 merupakan bentuk kepedulian FKPPI terhadap pembinaan generasi muda, khususnya pelajar tingkat SMP/MTs di Kota Jambi.
Menurutnya, FKPPI memiliki tanggung jawab moral untuk meneruskan nilai-nilai perjuangan para pendahulu, melestarikan budaya bangsa, serta menumbuhkan semangat kebangsaan dan bela negara di kalangan generasi penerus.
“Kami dari keluarga besar FKPPI Kota Jambi merasa terpanggil. Ini merupakan tugas kami sebagai penerus untuk melestarikan budaya bangsa dan meningkatkan semangat generasi muda melalui berbagai kegiatan positif. Kami yakin kegiatan seperti ini dapat menjadi salah satu upaya mencegah kenakalan remaja,” ungkap Hasto.
Ia menambahkan, FKPPI merupakan organisasi independen yang menjadi wadah silaturahmi putra-putri keluarga besar TNI-Polri, baik dari keluarga prajurit aktif maupun purnawirawan.
Melalui berbagai kegiatan sosial dan pembinaan generasi muda, FKPPI berkomitmen menjaga dan meneruskan nilai-nilai luhur perjuangan, memperkokoh keutuhan NKRI, merawat kebinekaan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air.
Hasto berharap, Lokabari II tidak hanya menjadi agenda perlombaan tahunan, tetapi juga mampu membangkitkan kembali semangat kepahlawanan di kalangan pelajar. Dengan kegiatan yang produktif dan edukatif, generasi muda diharapkan dapat mengisi kemerdekaan melalui prestasi, kedisiplinan, nasionalisme, dan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.(*)











