DaerahPendidikan

Polda Jambi Bersama Pemprov Gelar Sosialisasi Akbar Cegah Radikalisme dan Terorisme di Lingkungan Pendidikan

×

Polda Jambi Bersama Pemprov Gelar Sosialisasi Akbar Cegah Radikalisme dan Terorisme di Lingkungan Pendidikan

Sebarkan artikel ini

JAMBI, netinfo.id – Polda Jambi bersama Pemerintah Provinsi Jambi menggelar kegiatan Sosialisasi Akbar Pencegahan Paham Radikal dan Terorisme di Lingkungan Pendidikan Provinsi Jambi yang berlangsung di Gedung GOR Kota Baru, Kota Jambi, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Generasi Muda Jambi Merajut Keberagamaan, Merawat Persatuan, Utamakan Pendidikan, NKRI Harga Mati”

Kegiatan diawali dengan tari penyambutan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Jambi, dilanjutkan dengan sambutan, deklarasi bersama,

serta pemberian materi edukasi terkait bahaya intoleransi, radikalisme, ekstremisme, terorisme (IRET), fenomena True Crime Community (TCC), hingga perundungan di kalangan pelajar.

Dalam sambutannya, Gubernur Jambi H. Al Haris menyampaikan bahwa kegiatan diharapkan menjadi sarana untuk menguatkan literasi digital pada pelajar yang dapat menumbuhkan Polda berpikir kritis serta mendorong pendampingan aktif dari seluruh komponen masyarakat, terutama keluarga dan tenaga pendidik

“Harapan saya kepada seluruh institusi pendidikan di Provinsi Jambi, formal maupun non formal agar dapat bersinergi dan meningkatkan komitmen ya menjadi benteng pertahanan pertama setelah keluarga, menjadi hulu dalam pencegahan penyebaran paham radikal dan terorisme pada generasi muda Provinsi Jambi. ” Ucap Gubernur Jambi

Pada kesempatan tersebut Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar juga turut menyampaikan sambutannya dan menegaskan bahwa ancaman radikalisme kini telah masuk ke ruang digital yang dekat dengan kehidupan generasi muda.

“Ancaman saat ini tidak lagi datang secara konvensional, namun sudah masuk melalui media digital, platform permainan online hingga media sosial yang dekat dengan keseharian anak-anak kita. Karena itu, pengawasan dan pembinaan dari keluarga, sekolah dan lingkungan sangat penting,” ujar Kapolda Jambi

Kapolda juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang ada, terdapat anak-anak yang telah terpapar paham radikal melalui media digital dan game online.

READ  Pelaku Penganiayaan Pedagang Pecel Lele di Paal Merah Ditangkap Polisi

“Terdapat 116 anak yang terpapar paham radikal melalui media digital, bahkan tergabung dalam platform game online seperti Roblox. Ini menjadi alarm bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap aktivitas digital generasi muda,” tegasnya

Selain itu, Kapolda Jambi juga menyoroti fenomena True Crime Community (TCC) yang mulai mempengaruhi anak dan remaja melalui konten kekerasan di media sosial maupun forum daring.

Editor: redaksi