Dalam menghadapi tantangan tersebut, perusahaan fokus pada peningkatan fasilitas serta efisiensi operasional. Salah satu upaya yang dilakukan adalah perbaikan infrastruktur pelabuhan agar kembali optimal dalam mendukung arus barang.
“Kami fokus pada peningkatan fasilitas dan inovasi digital agar proses distribusi lebih cepat, sehingga dapat meningkatkan daya saing industri di Jambi,” tambah Romi.
Transformasi digital juga menjadi prioritas melalui penerapan sistem PTOS-M yang memungkinkan pemantauan operasional secara real-time oleh mitra usaha. Sistem ini memberikan transparansi data serta kemudahan dalam pelacakan pergerakan barang secara harian bahkan per jam.
Selain itu, PTP Terminal Nonpetikemas juga aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk regulator dan asosiasi pelayaran, guna menciptakan ekosistem logistik yang efisien dan kompetitif.
Dari sisi kinerja, total arus kargo yang dilayani pelabuhan tercatat mencapai lebih dari 80 ribu ton, dengan dominasi pada sektor curah kering atau bulk cargo.(*)











