Selama menempuh pendidikan di Jakarta, Citra tinggal bersama kakaknya. Sementara kedua orang tuanya menetap di Kota Jambi, menanti kepulangan sang anak di setiap kesempatan libur.
Citra sempat mengungkapkan rencananya untuk pulang ke Jambi saat libur semester mendatang. Kerinduan itu kini tak lagi bisa terwujud.
Takdir berkata lain. Perjalanan yang seharusnya menjadi langkah menuju rumah, justru berubah menjadi perpisahan abadi. Citra menjadi korban dalam kecelakaan kereta api yang terjadi di Jakarta pada Senin malam (27/4/2026).
Kini, Citra benar-benar pulang. Namun bukan dengan cerita dan tawa, melainkan meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan orang-orang yang mencintainya.(*)











