HeadlinePendidikan

Jalan Rusak Penyebab Macet Akhirnya Diperbaiki, BPJN Jambi Gaspol Benahi Jalur Strategis Lintas Timur

×

Jalan Rusak Penyebab Macet Akhirnya Diperbaiki, BPJN Jambi Gaspol Benahi Jalur Strategis Lintas Timur

Sebarkan artikel ini

JAMBI, netinfo.id – Pemerintah melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan nasional yang andal, aman, dan berkelanjutan.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah perbaikan titik-titik jalan rusak yang selama ini kerap menjadi penyebab kemacetan, khususnya di kawasan Jalan Baru.

Keluhan masyarakat terkait jalan rusak yang kerap memicu kemacetan di kawasan Jalan Baru akhirnya terjawab. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi bergerak cepat melakukan perbaikan pada titik tersebut, sehingga arus lalu lintas yang sebelumnya tersendat kini kembali lancar.

Melalui penanganan cepat di lapangan, ruas jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah kini telah diperbaiki. Perbaikan dilakukan dengan penanganan struktur jalan dan pelapisan ulang aspal,

sehingga arus lalu lintas yang sebelumnya tersendat kini kembali lancar. Adapun panjang penanganan di titik tersebut mencapai sekitar ±300 meter dengan lebar 7 meter.

Perbaikan ini merupakan bagian dari program strategis BPJN Jambi melalui Paket SBSN Preservasi Jalan Batas Provinsi Sumatera Selatan – Tempino – Batas Kota Jambi (Pal Sepuluh) – Lingkar Timur – Simpang Gado-Gado – Simpang Sijenjang – Pelabuhan Talang Duku – Jalan Raden Pamuk – Yos Sudarso Kota Jambi.

Paket pekerjaan yang ditangani oleh PPK 1.4 Satker PJN Wilayah I Provinsi Jambi ini didanai melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan pola kontrak tahun jamak (multi years contract) periode 2025 hingga 2027.

PPK 1.4 Provinsi Jambi, Fachmi Kurniawan, menjelaskan bahwa total panjang penanganan dalam paket ini mencapai 63 kilometer, dengan penanganan efektif sepanjang 25 kilometer.

“Penanganan difokuskan pada titik-titik prioritas dengan tingkat kerusakan yang sudah parah, mengingat ruas ini memiliki beban lalu lintas yang sangat tinggi,” jelasnya.

READ  Kuota Gas LPG 3 Kg Dikurangi, Disperindag Tanjabtimur Akan Bertemu Kementerian ESDM

Ruas tersebut merupakan bagian penting dari jalur Lintas Timur Sumatera yang menjadi tulang punggung konektivitas antarprovinsi serta jalur utama distribusi logistik nasional.