“Fahmi Ummi ke depan harus kolaboratif. Program-program pemerintah, baik pusat maupun daerah, diharapkan dapat tersampaikan kepada masyarakat melalui jejaring yang ada,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Fahmi Ummi Pusat Hj. Maya Suhasni Siregar, S.E., menyampaikan bahwa pelantikan Pengurus Wilayah Fahmi Ummi Provinsi Jambi merupakan momentum penting dalam memperkuat organisasi dan memperluas peran perempuan Muslimah di Indonesia.
Ia menjelaskan, Fahmi Ummi atau Forum Silaturahmi Ummi Muslimah Indonesia didirikan pada 29 November 2019 di Sumatera Utara dan berkedudukan di Jakarta dengan wilayah kerja yang meliputi seluruh Indonesia.
“Pelantikan ini bukan hanya sekadar seremonial, melainkan sebuah awal langkah nyata, komitmen dan tanggung jawab besar dalam menjalankan roda organisasi Fahmi Ummi di Bumi Jambi yang kita cintai,” ujarnya.
Menurut Maya, Fahmi Ummi tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga menjadi media pemberdayaan perempuan Muslimah dan pengembangan kehidupan keagamaan.
Ia mengatakan, Fahmi Ummi memiliki tujuan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa serta ukhuwah Islamiyah, mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur, serta meningkatkan peran perempuan dalam berbagai bidang kehidupan.
Maya juga menegaskan bahwa Fahmi Ummi merupakan organisasi yang mandiri dan tidak menjadi bagian dari organisasi lain maupun kekuatan sosial politik atau partai politik tertentu.
Sementara itu, Ketua PW Fahmi Ummi Provinsi Jambi Dr. Nuraida Fitri Habi, S.Ag., M.Ag., menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.
Ia menjelaskan bahwa Fahmi Ummi Provinsi Jambi akan mengembangkan peran organisasi melalui empat pilar utama, yakni agama, politik, ekonomi dan sosial.
“Empat pilar tersebut bukanlah sesuatu yang berdiri sendiri, tetapi merupakan satu kesatuan yang saling menopang untuk mewujudkan visi besar kami, yaitu melahirkan Muslimah yang berilmu, berdaya dan berkontribusi nyata bagi umat,” jelasnya.
Di bidang agama, Fahmi Ummi berkomitmen memperkuat keluarga Islami dan meningkatkan kualitas kegiatan keagamaan. Di bidang ekonomi, organisasi akan mendorong pemberdayaan perempuan, membuka peluang usaha serta memperkuat jejaring UMKM.
Sementara di bidang sosial, Fahmi Ummi diharapkan dapat hadir di tengah masyarakat dengan kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial dan memberikan kontribusi nyata.
Nuraida menegaskan, keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh ketua maupun jajaran pengurus, tetapi membutuhkan kebersamaan, kekompakan dan partisipasi aktif seluruh anggota.
Pelantikan tersebut sekaligus menjadi momentum awal bagi Pengurus Wilayah Fahmi Ummi Provinsi Jambi bersama Pengurus Daerah Kabupaten/Kota untuk memperkuat koordinasi dan menjalankan program organisasi di tengah masyarakat.
Pemerintah Provinsi Jambi berharap kehadiran Fahmi Ummi dapat menjadi mitra strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga, pemberdayaan perempuan, pendidikan keagamaan, kepedulian sosial serta pembangunan masyarakat di Provinsi Jambi. (Adv)











