Untuk itu ia meminta kepala daerah dan masyarakat memperkuat edukasi agar kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar dapat dihentikan.
Orang nomor satu di Provinsi Jambi tersebut juga mengajak seluruh unsur pemerintahan menjaga kekompakan dan tidak mudah terpecah oleh informasi yang belum tentu benar di media sosial.
“Penguatan pendidikan karakter dan akhlak generasi muda, termasuk melalui pondok pesantren, menjadi bagian penting dalam menyiapkan masa depan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno (BBS) menyebut HUT ke-27 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan membutuhkan kerja sama semua pihak. Kita berharap kesejahteraan, kedamaian, dan kemajuan Muaro Jambi terus dirasakan masyarakat,” kata BBS.
BBS juga menjelaskan, pemerintah kabupaten memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengentasan kemiskinan, pemerataan layanan kesehatan dan pendidikan, serta perluasan kesempatan kerja. Pembaruan data sosial juga menjadi perhatian agar bantuan pemerintah tepat sasaran.
“Kebijakan tanpa data sama dengan kebijakan tanpa arah. Karena itu, kami meminta seluruh perangkat daerah dan pemerintah desa memastikan data masyarakat sesuai dengan kondisi di lapangan,” tegasnya. (*)











