AdvetorialDaerahEkonomiEkonomi BisnisHeadline

Gedung Baru KCU Bank Jambi Bukan Sekadar Megah, Harus Jadi Simbol Transformasi Pelayanan

×

Gedung Baru KCU Bank Jambi Bukan Sekadar Megah, Harus Jadi Simbol Transformasi Pelayanan

Sebarkan artikel ini
Gedung Mahligai Bank 9 Jambi

Ia menegaskan, digitalisasi bukan berarti menghilangkan peran kantor cabang. Sebaliknya, layanan fisik dan digital dapat dikembangkan secara beriringan sesuai kebutuhan nasabah.

“Kantor cabang tetap penting, terutama untuk layanan yang membutuhkan konsultasi, penyelesaian persoalan yang kompleks maupun membangun hubungan langsung dengan nasabah. Digitalisasi dan layanan fisik seharusnya saling memperkuat,” katanya.

Berpotensi Perkuat Kepercayaan dan Bisnis

Dari sisi bisnis, peningkatan fasilitas dan kualitas pelayanan juga berpotensi memperkuat kepercayaan masyarakat untuk menyimpan dana maupun menggunakan berbagai produk Bank Jambi.

Menurut Laila, ketika kredibilitas bank semakin kuat di mata masyarakat, peluang memperluas basis nasabah dan menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) juga semakin terbuka. Pada akhirnya, kondisi tersebut dapat memberikan ruang yang lebih besar bagi ekspansi penyaluran kredit.

“Ketika masyarakat melihat adanya investasi yang berkelanjutan pada fasilitas, teknologi dan pelayanan, maka persepsi terhadap prospek dan keseriusan bank dalam berkembang juga akan semakin positif,” ujarnya.

Meski demikian, Laila mengingatkan agar gedung baru tidak berhenti sebagai simbol perubahan secara fisik. Investasi tersebut harus benar-benar tercermin dalam pengalaman masyarakat ketika berinteraksi dengan Bank Jambi.

“Gedung baru jangan hanya dilihat sebagai bangunan. Ia harus menjadi representasi dari profesionalisme, kualitas SDM, tata kelola, keamanan dan komitmen bank dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia optimistis gedung baru KCU Bank Jambi dapat menjadi salah satu penanda transformasi Bank Jambi menuju institusi keuangan daerah yang semakin modern, adaptif dan kompetitif.

Namun, menurut Laila, kekuatan sebuah merek perbankan pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh kemegahan gedung.

“Brand yang kuat dibangun dari kepercayaan. Kalau kehadiran infrastruktur baru diikuti peningkatan kualitas pelayanan, kinerja dan tata kelola, maka kepercayaan masyarakat terhadap Bank Jambi juga akan semakin kokoh,” pungkasnya.(netinfo.id/cna)

READ  Zumi Zola Comeback Politik? Bagi-Bagi Sembako Bareng Putri Zulhas di DPW PAN Jambi