Ia menegaskan, Pemkab Muaro Jambi terus berkomitmen menjalankan pengelolaan keuangan daerah dengan mengedepankan prinsip transparansi, efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas.
Komitmen tersebut, kata Junaidi, harus diwujudkan melalui program dan kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat serta mampu mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Muaro Jambi.
Lebih lanjut, Junaidi menyebut pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD memiliki arti strategis. Selain menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan anggaran tahun sebelumnya, hasil pembahasan juga dapat menjadi pijakan dalam menyusun kebijakan pembangunan pada tahun berikutnya.
“Pembahasan ini penting untuk melihat sejauh mana pelaksanaan anggaran telah berjalan dan apa saja yang perlu diperbaiki agar pelaksanaan program ke depan semakin efektif dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap pembahasan yang dilakukan secara komprehensif antara DPRD dan pemerintah daerah dapat menghasilkan kesamaan persepsi serta rekomendasi yang konstruktif untuk menyempurnakan program dan kebijakan pembangunan daerah.
Rapat kerja berlangsung tertib dan kondusif. Eksekutif dan legislatif menunjukkan komitmen bersama untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah yang profesional, transparan, serta bertanggung jawab.
Dengan sinergi tersebut, Pemkab Muaro Jambi optimistis berbagai program pembangunan dapat dilaksanakan semakin tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat.(Adv)











