DaerahOtomotif

Dolar Tembus Rp18.000, Harga Ban dan Oli Motor di Jambi Naik hingga 10 Persen

×

Dolar Tembus Rp18.000, Harga Ban dan Oli Motor di Jambi Naik hingga 10 Persen

Sebarkan artikel ini

Selain menekan penjualan, Ihsan mengkhawatirkan kondisi tersebut dapat memicu maraknya peredaran onderdil palsu, terutama oli, karena sebagian konsumen tergoda mencari produk yang lebih murah.

“Kalau harga resmi makin mahal, yang palsu bisa makin laku. Ini yang bahaya. Harapan kami pemerintah bisa menekan nilai dolar karena dampaknya ke usaha kecil cukup besar,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Bon, pemilik bengkel lain di kawasan Pasar Kebon Handil. Ia menyebut kenaikan harga terjadi hampir pada seluruh jenis onderdil.

“Harga oli merek tertentu seperti MPX dan Shell naik sekitar Rp20 ribu. Oli biasa naik Rp10 ribu, ban juga naik sekitar Rp10 ribu per unit. Onderdil lain rata-rata naik sekitar 5 persen,” katanya.

Menurut Bon, kondisi tersebut membuat aktivitas bengkel cenderung melambat dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.

“Sekarang lebih sepi. Orang mikir dua kali buat ganti ban atau servis,” ujarnya.

Meski demikian, berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Kebon Handil masih terlihat ramai. Sejumlah toko onderdil dan bengkel tetap melayani pelanggan, meski pelaku usaha mengakui transaksi belum seramai biasanya.(*)

READ  Innova Tertimpa Pohon Tumbang di Tanjabtimur, Seorang Polisi Tewas, Istri dan Anak Luka-luka