DaerahOtomotif

Dolar Tembus Rp18.000, Harga Ban dan Oli Motor di Jambi Naik hingga 10 Persen

×

Dolar Tembus Rp18.000, Harga Ban dan Oli Motor di Jambi Naik hingga 10 Persen

Sebarkan artikel ini

JAMBI, netinfo.id – Penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) yang menembus Rp18.000 mulai dirasakan pelaku usaha otomotif di Kota Jambi. Kenaikan kurs tersebut memicu lonjakan harga sejumlah suku cadang kendaraan bermotor, terutama ban dan oli sepeda motor.

Kondisi ini terlihat di kawasan Pasar Kebon Handil, Kota Jambi, yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra penjualan onderdil kendaraan roda dua.

Sejumlah pemilik bengkel mengaku harga berbagai komponen mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir.

Ihsan, salah seorang pemilik bengkel, mengatakan hampir seluruh produk yang memiliki keterkaitan dengan bahan baku atau distribusi impor terdampak langsung oleh penguatan dolar AS.

“Harga ban naik sekitar 10 persen. Kalau oli sekarang sudah naik 5 sampai 10 persen. Kalau dolar AS masih naik, bulan depan bisa lebih tinggi lagi,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).

Menurut Ihsan, pasokan ban, oli, hingga busi diperoleh langsung dari distributor masing-masing merek. Karena itu, setiap kenaikan harga dari agen otomatis berdampak pada harga jual di tingkat bengkel.

Kenaikan harga tersebut juga mulai memengaruhi daya beli masyarakat. Banyak pelanggan memilih menunda penggantian suku cadang atau beralih ke produk dengan harga lebih murah.

“Pembeli sekarang lebih banyak tanya-tanya. Kalau mahal, mereka tunda dulu. Omzet jelas turun,” katanya.

READ  Hesnidar Haris Ajak Warga Jambi Perbanyak Shalawat Lewat Program Rabu Berkah