Muarasabak, netinfo.id – Pemerintah Kabupaten Tanjabtim semakin serius membangun ekosistem kerja kolaboratif demi memperkuat layanan kesejahteraan sosial di tingkat kecamatan hingga desa.
Keseriusan itu tampak dalam kegiatan Pengembangan Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial Tahun 2025 yang digelar Dinas Sosial P3A Tanjabtim di Aula Kantor Camat Muara Sabak Barat, Kamis (11/12).
Sebanyak 100 peserta dari unsur Karang Taruna, SDM Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK),
serta relawan Tagana ikut serta dalam kegiatan yang menekankan pentingnya kekuatan kolektif dalam menangani persoalan sosial.
Implementasi Permensos No. 09 Tahun 2025 menjadi dasar menyatukan peran seluruh unsur tersebut agar memiliki arah kerja yang sama.
Ketua Panitia Pelaksana, Setya Pribadi, menegaskan bahwa kompleksitas persoalan sosial tidak dapat diselesaikan secara sektoral. Ia menilai forum pembinaan ini sebagai momentum untuk memperkuat pola koordinasi di lapangan.
“Masalah sosial bukan hanya tanggung jawab satu organisasi. Kita ingin Karang Taruna, PKH, TKSK, dan Tagana bergerak dengan ritme yang sama. Kolaborasi adalah kunci untuk menciptakan layanan sosial yang lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran,” ujar Setya.
Sementara itu, Kepala Dinsos P3A Tanjabtim, M. Jakfar, S.Sos, menyebutkan bahwa sinergi lintas sektor merupakan fondasi penting dalam membangun sistem sosial yang berkelanjutan.











