Danrem juga menyinggung kondisi sejumlah infrastruktur di wilayah Jambi, khususnya jembatan gantung yang mengalami kerusakan akibat perubahan aliran sungai dan kurangnya pemeliharaan.
Ia mencontohkan kondisi di wilayah Sarolangun yang menurutnya cukup memprihatinkan karena beberapa fondasi jembatan tergerus arus sungai hingga mengalami kerusakan.
Selain itu, Danrem menilai arus informasi yang berkembang sangat cepat di era digital saat ini membuat peran media semakin strategis dalam menjaga suasana tetap kondusif.
“Khususnya dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat untuk menjaga stabilitas opini publik serta membangun optimisme dan kepercayaan masyarakat terhadap kondisi dan situasi di Provinsi Jambi,” ucapnya.
Namun demikian, ia juga berharap media dapat menyampaikan informasi yang faktual, berimbang dan tidak memicu keresahan di tengah masyarakat.
“Kami berharap media menyampaikan berita yang betul-betul fakta di lapangan, bukan untuk menyerang institusi, perorangan ataupun kelompok tertentu. Semua informasi harus bermuara pada kepentingan bangsa dan negara,” tutup Danrem.(*)











