AdvetorialDaerahEkonomi

Audit Forensik Bank Jambi Rampung, OJK Dorong Percepatan Pemulihan dan Penguatan Sistem Digital

×

Audit Forensik Bank Jambi Rampung, OJK Dorong Percepatan Pemulihan dan Penguatan Sistem Digital

Sebarkan artikel ini
Sejumlah nasabah terlihat sedang mengantre di layanan Bank 9 Jambi untuk mendapatkan pelayanan perbankan.

JAMBI, netinfo.id – Penanganan insiden gangguan keamanan digital yang sempat berdampak terhadap operasional PT Bank Pembangunan Daerah Jambi atau Bank 9 Jambi memasuki tahap tindak lanjut.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi memastikan telah menerima laporan hasil audit forensik terkait gangguan sistem yang terjadi pada Februari 2026 lalu.

Kepala OJK Provinsi Jambi, Yan Iswara, mengungkapkan pihaknya telah menerima surat penyampaian hasil audit forensik dari Bank 9 Jambi pada awal Juni 2026.

“Benar, kita sudah menerima suratnya. Penyampaiannya tertanggal 2 Juni 2026,” ujar Yan Iswara saat dikonfirmasi, Senin (15/6/2026).

Gangguan sistem yang terjadi sebelumnya sempat menjadi perhatian masyarakat karena memengaruhi sejumlah layanan perbankan, termasuk layanan ATM dan transaksi digital.

Manajemen Bank 9 Jambi kemudian melakukan berbagai langkah pemulihan untuk memastikan operasional kembali berjalan serta menjaga keamanan dana nasabah.

Menindaklanjuti hasil audit tersebut, OJK Jambi meminta manajemen Bank 9 Jambi segera menjalankan rekomendasi perbaikan guna memperkuat sistem teknologi informasi, meningkatkan kualitas layanan, serta mengembalikan kepercayaan masyarakat.

Terdapat empat langkah utama yang menjadi perhatian OJK.

Pertama, mempercepat pemulihan layanan operasional dan layanan elektronik perbankan agar dapat kembali berjalan normal dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Kedua, melakukan pemulihan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), khususnya sektor tabungan, berdasarkan hasil audit forensik serta ketentuan yang berlaku.

Ketiga, memperkuat strategi pemasaran dan pengelolaan hubungan dengan nasabah melalui program yang mampu meningkatkan kepercayaan publik serta memperbaiki reputasi perusahaan.

Keempat, memastikan seluruh temuan dan rekomendasi dalam audit forensik segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari penguatan tata kelola serta sistem pengendalian internal bank.

“Itu mungkin poin-poin yang bisa saya bagikan,” kata Yan Iswara.

Saat dikonfirmasi terkait kemungkinan adanya unsur kelalaian internal dalam tata kelola teknologi informasi maupun potensi konsekuensi hukum, OJK belum memberikan keterangan lebih lanjut.

READ  Ketua DPC HKTI Kota Jambi Muhammad Yasir Dorong Penguatan Pertanian Rakyat Saat Panen Raya

Begitu pula mengenai informasi keterlibatan aparat penegak hukum dalam penanganan insiden tersebut, OJK menyerahkan penjelasan kepada pihak Bank 9 Jambi.

“Monggo dikonfirmasi ke pihak bank saja,” pungkasnya.

Dengan selesainya audit forensik, langkah selanjutnya menjadi perhatian publik. Bank 9 Jambi diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan layanan, meningkatkan keamanan sistem digital, serta memperkuat kembali kepercayaan nasabah terhadap layanan perbankan daerah.(*)