HeadlinePeristiwa

Kepadatan Masjidil Haram Memuncak, Jadwal Umrah Wajib Jemaah Haji Jambi Diperketat

×

Kepadatan Masjidil Haram Memuncak, Jadwal Umrah Wajib Jemaah Haji Jambi Diperketat

Sebarkan artikel ini

JAMBI, netinfo.id – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menerapkan pengaturan ketat terhadap jadwal pelaksanaan umrah wajib bagi jemaah haji asal Provinsi Jambi yang baru tiba di Kota Makkah.

Kebijakan ini dilakukan menyusul meningkatnya kepadatan di kawasan Masjidil Haram demi menjaga keamanan dan keselamatan jemaah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, H. Wahyudi Abdul Wahab, mengatakan pengaturan jadwal tersebut bertujuan agar jemaah tidak langsung menuju Masjidil Haram dalam kondisi kelelahan setelah perjalanan panjang.

Selain menjaga kondisi fisik jemaah, strategi ini juga diterapkan untuk mengurai konsentrasi massa di titik-titik rawan kepadatan.

“Kondisi Masjidil Haram saat ini sedang berada pada puncak kepadatan. Karena itu, kami melakukan pengaturan agar jemaah tidak bertemu pada titik kepadatan yang berpotensi membahayakan, terutama bagi jemaah yang baru tiba atau masih dalam kondisi lelah,” ujarnya.

Wahyudi juga menyampaikan perkembangan terbaru terkait pergerakan sejumlah kelompok terbang (kloter) asal Jambi di Makkah.

Kloter 13 dilaporkan telah sepenuhnya bergabung di sektor yang sama. Jemaah yang sebelumnya sempat mengalami gangguan kesehatan kini telah pulih dan kembali bersama rombongan.

Sementara itu, Kloter 19 telah menyelesaikan rangkaian umrah wajib, sedangkan Kloter 20 yang baru tiba di Makkah dijadwalkan melaksanakan umrah wajib pada pagi hari waktu Arab Saudi.

Dari sisi kesehatan, hingga saat ini belum terdapat jemaah dari kloter-kloter tersebut yang harus menjalani observasi khusus, baik di sektor maupun di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).

Seluruh jemaah masih dalam kondisi stabil dan terus dipantau oleh petugas kloter masing-masing.

Hal membanggakan datang dari Kloter 20 yang mayoritas diisi oleh jemaah lanjut usia (lansia). Sebanyak 444 jemaah diberangkatkan secara utuh tanpa kendala berarti.

READ  Pesan Wagub Sani Saat Lepas 444 JCH BTH 20, Sempurnakan Rukun Haji, Doakan Jambi dari Tanah Suci

“Bahkan jemaah tertua yang berusia 101 tahun dapat menjalani perjalanan dengan baik sejak keberangkatan dari Batam hingga tiba di Makkah,” katanya.

Saat ini, fokus petugas haji mulai diarahkan pada persiapan fisik jemaah menghadapi puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Jemaah diimbau untuk menjaga stamina, mengatur waktu istirahat, serta mematuhi arahan petugas agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar.(*)