DaerahHiburanPeristiwa

Perkuat Pelestarian Adat dan Pemberdayaan Perempuan, Pengurus PBKM Kota Jambi Periode 2025–2029 Resmi Dikukuhkan

×

Perkuat Pelestarian Adat dan Pemberdayaan Perempuan, Pengurus PBKM Kota Jambi Periode 2025–2029 Resmi Dikukuhkan

Sebarkan artikel ini

JAMBI, netinfo.id – Pengurus Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau (PBKM) Kota Jambi periode 2025–2029 resmi dikukuhkan pada Jumat (6/11/2026), di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Jambi. Pengukuhan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran perempuan Minangkabau dalam melestarikan adat dan budaya sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Seminar Budaya Bundo Kanduang bertema “Bersatu Dalam Adat, Erat Dalam Silaturahmi, Rang Minang di Rantau Basamo Membangun Nagari”. Acara ini disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Dr. Afriansyah Noor, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, serta Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) PBKM, Bundo Putri Reno Raudha Thaib.

Dalam prosesi pengukuhan, Bundo Reni Devita, resmi dipercaya memimpin PBKM Kota Jambi bersama 31 orang pengurus lainnya. Pengukuhan ditandai dengan penyematan selempang dan pin Bundo Kanduang serta penyerahan bendera pataka oleh Ketua PBKM Provinsi Jambi, Bundo Gustimaniar Umar.

Keberadaan PBKM di Kota Jambi diharapkan tidak sekadar menjadi wadah pemersatu masyarakat Minangkabau di perantauan, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga nilai-nilai adat, memperkuat pendidikan karakter, serta mendorong pemberdayaan perempuan dan generasi muda.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Afriansyah Noor, menyambut baik perkembangan organisasi Bundo Kanduang yang kini telah hadir di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kota Jambi. Menurutnya, organisasi ini memiliki peran strategis dalam menjaga identitas budaya sekaligus memperkuat kontribusi masyarakat Minangkabau di daerah perantauan.

Ia berpesan agar masyarakat Minangkabau di mana pun berada senantiasa menjunjung tinggi adat istiadat dan menjaga warisan budaya sebagai bagian dari identitas masyarakat.

“Saya berpesan agar masyarakat Minangkabau di mana pun berada bisa menjunjung tinggi adat istiadat,” ujarnya.

Selain itu, Afriansyah menyatakan kesiapannya untuk mendorong kolaborasi antara Kementerian Ketenagakerjaan dan organisasi Bundo Kanduang, khususnya dalam program pemberdayaan masyarakat serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

READ  Diah Utami, Dilantik sebagai Ketua PKK Kabupaten Tanjabtimur 

“Kami siap memfasilitasi, dan semuanya dibiayai oleh negara,” ungkapnya.

Dukungan terhadap kepengurusan baru PBKM Kota Jambi juga disampaikan Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha. Ia berharap seluruh pengurus dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menghadirkan program kerja yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, saya mengucapkan selamat. Semoga amanah yang diberikan dapat dipegang dengan baik,” ujar Diza.

Menurutnya, Pemerintah Kota Jambi terbuka untuk menjalin kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk PBKM, dalam mendukung pembangunan daerah. Ia berharap PBKM dapat mengambil peran lebih luas, tidak hanya dalam pelestarian adat dan budaya, tetapi juga dalam pemberdayaan ekonomi, pendidikan, serta pengembangan kepemudaan.

Diza mengingatkan agar kegiatan organisasi tidak berhenti pada agenda seremonial semata. Lebih dari itu, setiap program harus mampu memberikan dampak yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya warga Minangkabau di perantauan.

“Mengingat organisasi sebesar Bundo Kanduang harus mampu memberikan manfaat dan dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya masyarakat Minangkabau di perantauan,” tegasnya.

Sebagai kota perdagangan dan jasa, Diza juga mendorong PBKM mengembangkan program yang sejalan dengan potensi ekonomi Kota Jambi, terutama di bidang perdagangan, kewirausahaan, dan peningkatan kualitas SDM.

“Buatlah program yang beririsan dengan perdagangan dan kepemudaan yang tentunya dapat berkolaborasi bersama Pemerintah Kota, mengingat sekitar 52 persen penduduk Kota Jambi merupakan generasi muda,” katanya.

Ia menegaskan, Pemkot Jambi senantiasa membuka peluang kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kualitas SDM yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami Pemerintah Kota tentunya terbuka bagi siapa pun yang ingin berkolaborasi untuk meningkatkan sumber daya manusia agar berdampak terhadap ekonomi,” pungkas Diza.

READ  Safari Ramadhan, Danrem 042/Gapu Silaturahmi dengan Bupati Bungo

Sementara itu, Ketua Umum PP PBKM, Bundo Putri Reno Raudha Thaib, menjelaskan bahwa organisasi Bundo Kanduang telah berdiri sejak 1974 dan terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM pada 2015.

Hingga kini, organisasi tersebut terus berkembang dan telah hadir di 14 provinsi di Indonesia serta 10 negara di luar negeri.

“Sampai hari ini, Bundo Kanduang telah hadir di 14 provinsi di Indonesia dan di 10 negara di luar negeri,” jelasnya.

Ketua PBKM Kota Jambi, Bundo Hj. Reni Devita, menyebut kepercayaan yang diberikan kepadanya merupakan amanah sekaligus kehormatan besar. Ia menegaskan, Bundo Kanduang memiliki tanggung jawab penting sebagai penjaga nilai moral, penggerak pelestarian budaya, serta pendidik karakter bagi generasi penerus.

Dalam menjalankan organisasi, ia memastikan PBKM Kota Jambi tetap berpegang teguh pada falsafah Minangkabau, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, meskipun berada di wilayah perantauan.

“Bundo Kanduang akan berpijak pada falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, walaupun kami berada di rantau,” ungkapnya.

Reni juga berkomitmen memperkuat peran perempuan dalam menjaga dan melestarikan adat istiadat Minangkabau. Selain itu, pihaknya akan membangun sinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat guna mendukung pembangunan yang inklusif.

“Kami akan bersinergi bersama seluruh pihak guna mendukung pembangunan yang inklusif,” singkatnya.

Pengukuhan pengurus PBKM Kota Jambi periode 2025–2029 tersebut turut dihadiri sejumlah kepala dan perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Jambi, Ketua beserta jajaran pengurus PBKM kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, serta undangan lainnya.(*)