JAMBI, netinfo.id – Peristiwa kecelakaan kereta api yang melibatkan KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026), menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban.
Salah satu korban meninggal dunia diketahui bernama Nur Alimantun Citra Lestari, mahasiswi Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti asal Kota Jambi.
Kabar duka ini tidak datang dengan cepat. Kakak kandung korban, Anggi Al Hakim, harus melalui proses pencarian panjang selama hampir 20 jam sebelum akhirnya memastikan nasib sang adik.
Awalnya, Anggi mengira Nur telah tiba di rumah seperti biasa setelah pulang dari aktivitas kuliah dan kerja. Namun, kecurigaan muncul saat ia mengecek rekaman CCTV rumah dan tidak menemukan tanda-tanda kepulangan adiknya. Sepeda motor milik Nur pun tidak berada di tempat.
“Saya pikir awalnya sudah sampai di rumah. Tapi setelah cek CCTV, dia tidak ada, motornya juga tidak ada,” ujar Anggi.
Kekhawatiran semakin memuncak ketika upaya menghubungi Nur melalui telepon tidak mendapat respons. Dalam benaknya mulai muncul firasat buruk bahwa sang adik mungkin menjadi salah satu korban kecelakaan.
Sejak Senin malam sekitar pukul 22.00 WIB, Anggi bersama istrinya langsung melakukan pencarian. Mereka mendatangi sedikitnya sembilan rumah sakit rujukan di wilayah Bekasi. Namun, nama Nur tidak ditemukan dalam daftar korban selamat.











