Seleksi dibagi dalam dua jalur. Jalur Akademik dengan kuota minimal 80 persen menilai hasil Tes Kemampuan Akademik, nilai rapor, prestasi akademik, dan wawancara.
Sementara Jalur Non Akademik dialokasikan maksimal 20 persen bagi siswa berprestasi di bidang olahraga, seni budaya, keagamaan, kepemimpinan, organisasi, maupun prestasi tingkat kabupaten hingga nasional.
Pendaftaran berlangsung secara daring pada 21–27 Juli 2026, dilanjutkan seleksi administrasi dan tes pada 27–31 Juli, pengumuman hasil seleksi 3 Agustus, serta daftar ulang pada 4–7 Agustus 2026.
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur berharap kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi menjadi ruang lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan sebagai fondasi pembangunan jangka panjang menuju Tanjab Timur MERATA.**











