Selain itu, Syahlan juga menyoroti pentingnya keberadaan sekretariat permanen bagi DPC PERADI Jambi. Saat ini, pihaknya masih melakukan penjajakan lokasi yang strategis.
“Kami masih terus mencari lokasi terbaik untuk sekretariat. Dengan kas organisasi yang mencapai kurang lebih Rp1 miliar, kami optimistis dapat mewujudkannya,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia pelaksana serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara tersebut.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Wendhy Yanuar Pratama, S.H., M.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa tema kegiatan bukan sekadar slogan, melainkan memiliki makna mendalam bagi profesi advokat.
“Satu wadah menegaskan bahwa kita adalah satu keluarga besar di bawah PERADI. Satu marwah berarti kita memiliki tanggung jawab kolektif menjaga kehormatan profesi sebagai officium nobile,” ungkapnya.
Ia menambahkan, makna “kemenangan” dalam tema tersebut tidak hanya merujuk pada perayaan Idulfitri, tetapi juga keberhasilan dalam menjaga soliditas di tengah dinamika profesi.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk saling memaafkan, mempererat jejaring, dan kembali menguatkan barisan,” tutupnya.(*)











