“Kami bersama warga terus menjaga lokasi ini. Walaupun ada sedikit kendala seperti lampu mati pada malam hari, warga tetap semangat menjaga sampai dini hari,” ujar Suyoso.
Ia mengatakan, antusiasme warga mengikuti program OPBM terus meningkat. Berdasarkan data sementara, lebih dari seribu kepala keluarga di Kelurahan Handil Jaya telah bergabung dalam program tersebut.
“Mulai dari RT 1 sampai RT 28 sudah banyak yang ikut. Alhamdulillah warga mulai menyadari pentingnya kebersihan lingkungan,” katanya.
Meski demikian, Suyoso mengaku masih menemukan sebagian warga yang membuang sampah sembarangan di lokasi lama, terutama pada malam hari.
“Masih ada yang membuang sampah di lokasi lama. Jadi kami para RT harus berjaga supaya masyarakat benar-benar disiplin,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Suyoso juga menyampaikan aspirasi warga terkait kondisi drainase di kawasan tersebut yang dinilai perlu segera diperbaiki.
Menurutnya, usulan pembangunan drainase sepanjang sekitar 600 meter telah diajukan melalui Musrenbang sejak 2024 dan telah dilakukan survei pengukuran pada November 2025.
“Saya berharap pembangunan drainase ini bisa segera direalisasikan karena sangat dibutuhkan masyarakat,” katanya
Ia berharap penutupan TPS liar dan penerapan sistem OPBM dapat menjadi awal perubahan pola hidup masyarakat menuju lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
“Kami ingin wilayah ini benar-benar bebas sampah. Kalau masyarakat kompak, lingkungan bersih pasti bisa terwujud,” pungkasnya.(*)











