Kesiapan Kesehatan Jemaah Turut Diperkuat
Selain pembenahan data, aspek kesehatan menjadi perhatian penting dalam peningkatan kualitas pelayanan haji. Pemeriksaan medis dasar atau basic medical check-up merupakan bagian dari penilaian istitaah kesehatan jemaah sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemeriksaan meliputi penelusuran riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik, pemeriksaan kesehatan jiwa, serta pemeriksaan penunjang sesuai kebutuhan medis. Seluruh proses harus dilakukan secara profesional dan objektif agar status kesehatan jemaah ditetapkan berdasarkan kondisi medis yang sebenarnya.
Perlindungan kesehatan juga mencakup vaksinasi sesuai persyaratan resmi, termasuk vaksin meningokokus dan polio apabila diwajibkan, serta vaksin influenza sebagai perlindungan tambahan berdasarkan rekomendasi kesehatan.
Di sisi lain, penempatan Petugas Haji Daerah (PHD) juga menjadi bagian dari perhatian pemerintah. Proses pemilihan petugas perlu mempertimbangkan kompetensi, kesiapan, dan kemampuan memberikan pelayanan kepada jemaah, dengan tetap memperhatikan ketentuan kuota serta penggunaan anggaran daerah.
Pelayanan Haji Lebih Tertib dan Transparan
Pemkot Jambi berkomitmen memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah dan instansi terkait agar implementasi kebijakan digitalisasi layanan haji dapat berjalan optimal.
Integrasi data kependudukan, validasi administrasi, dan pemeriksaan kesehatan sesuai standar diharapkan mampu memberikan kepastian layanan sekaligus membantu calon jemaah mempersiapkan keberangkatan dengan lebih baik.
Upaya ini sejalan dengan semangat mewujudkan Kota Jambi Bahagia melalui pelayanan publik yang berkualitas, transparan, dan akuntabel.
Dengan sistem pelayanan yang semakin terintegrasi, Pemkot Jambi berharap penyelenggaraan ibadah haji dapat berlangsung lebih tertib dan aman, sehingga masyarakat bisa menjalankan ibadah di Tanah Suci dengan lebih tenang dan nyaman.(*)











