AdvetorialDaerahEkonomiHeadline

Mobile Banking Aktif Kembali, Bukti Komitmen Bank Jambi pada Keamanan, Literasi, dan Kontinuitas Layanan Publik

×

Mobile Banking Aktif Kembali, Bukti Komitmen Bank Jambi pada Keamanan, Literasi, dan Kontinuitas Layanan Publik

Sebarkan artikel ini
Gedung Mahligai 9 Bank Jambi

“Literasi digital harus berjalan beriringan dengan pengembangan teknologi. Nasabah perlu memahami bahwa keamanan transaksi merupakan tanggung jawab bersama antara bank dan pengguna layanan,” katanya.

Menurutnya, aspek lain yang tidak kalah penting adalah menjaga kontinuitas layanan perbankan yang memiliki fungsi strategis bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Layanan transaksi rutin, pembayaran, penerimaan dana, hingga payroll ASN membutuhkan sistem yang memiliki tingkat keandalan dan availability yang memadai.

“Bagi bank daerah, keberlangsungan layanan memiliki dimensi yang lebih luas karena berkaitan dengan aktivitas ekonomi masyarakat dan layanan publik. Karena itu, pemulihan sistem harus diikuti dengan penguatan ketahanan operasional agar kejadian serupa tidak mengganggu layanan secara berulang,” jelasnya.

Laila menambahkan, kepercayaan nasabah merupakan salah satu aset penting dalam industri perbankan. Oleh sebab itu, komunikasi yang transparan, respons yang cepat terhadap kendala nasabah, serta konsistensi dalam meningkatkan kualitas sistem menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan jangka panjang antara bank dan nasabah.

Ia juga mengapresiasi imbauan Bank Jambi kepada nasabah untuk memperbarui aplikasi mobile banking ke versi terbaru sebelum melakukan transaksi. Nasabah juga perlu menggunakan jaringan internet yang aman serta tidak memberikan PIN, OTP maupun kredensial perbankan kepada pihak lain.

“Dalam fase pemulihan seperti sekarang, disiplin nasabah dalam menjaga keamanan akses juga sangat penting. Bank memperkuat sistem dari sisi institusi, sementara nasabah perlu meningkatkan kewaspadaan dari sisi penggunaan layanan,” katanya.

Dengan kembali beroperasinya mobile banking secara bertahap, Laila berharap Bank Jambi dapat menjadikan proses pemulihan ini sebagai momentum untuk memperkuat digital banking resilience, tata kelola teknologi informasi dan kualitas layanan.

“Ukuran keberhasilan pemulihan bukan sekadar layanan kembali tersedia, tetapi bagaimana bank mampu memastikan layanan tersebut aman, andal, berkelanjutan dan memberikan kepastian kepada nasabah,” pungkasnya.(adv)

READ  Bank Jambi Salurkan CSR untuk Masjid Baitul Mustofa, Perkuat Kepedulian Sosial dan Keagamaan