Untuk Provinsi Jambi, dua kabupaten pertama yaitu Muaro Jambi dan Tebo telah diverifikasi langsung oleh KPK. Sementara untuk delapan kabupaten lainnya, verifikasi faktual lapangan diminta dilakukan oleh Pemerintah Provinsi.
“Untuk Provinsi Jambi kita sudah jalan ke delapan kabupaten. Selanjutnya setelah verifikasi kita akan sampaikan laporannya ke KPK dan KPK akan menetapkan apakah desa tersebut layak sebagai desa antikorupsi atau tidak,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan, Provinsi Jambi akan menjadi tuan rumah Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) untuk Wilayah I Sumatera. Nantinya desa-desa terpilih sebagai Desa Antikorupsi akan dikukuhkan langsung oleh Pimpinan KPK pada tanggal 9 Desember mendatang.
Sementara itu juga, Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Katamso, Mengemukakan, selamat datang kepada tim penilai dari Inspektorat Provinsi Jambi yang telah menempuh perjalanan jauh menuju Desa Teluk Kulbi.
“Selamat datang kepada kawan-kawan dari Provinsi Jambi yang menilai desa kami. Tadi perjalanannya sampai ke Pemusiran, bahkan sampai ke Sungai Dungun, sekarang sampai di sini di Teluk Kulbi. Sebenarnya desa kami masih panjang lagi, puluhan kilo sampai ke Kuala Betara,” ujar Wabup.
Terkait Desa Antikorupsi, Wabup menegaskan bahwa korupsi tidak hanya terjadi di level atas, namun bermula dari bawah dalam skala kecil.
“Kalau kita bicara tentang korupsi, kita selalu disuguhi korupsi kelas kakap, ratusan triliun. Itu skala besar yang dilakukan usaha-usaha besar, pejabat-pejabat besar. Padahal korupsi itu bermula dari bawah, dari skala kecil, dari keluarga, dari lingkungan terkecil dalam negara, naik ke RT, Dusun, hingga Desa,” jelasnya.
Untuk itu, ia menekankan pentingnya memperkuat benteng antikorupsi dari pemerintahan terbawah.
“Harapan kita ke depan tentunya perkuatan benteng kita dari bawah, dari pemerintahan terbawah sampai ke atas. Sinergi itu harus kita perkuat di lingkungan masyarakat kita di desa-desa,” ujar Wabup.
Wabup bersyukur Desa Teluk Kulbi terpilih menjadi model Desa Antikorupsi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dari 134 desa/kelurahan yang ada di Tanjab Barat, Teluk Kulbi dianggap mampu bersaing dengan daerah lain.
“Kami laporkan ada 134 desa/kelurahan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Teluk Kulbi dipercayakan mewakili Tanjab Barat. Tentu pemilihan Teluk Kulbi ini sudah melalui banyak pertimbangan di tingkat Kecamatan dan Kabupaten. Tentunya ada sesuatu yang unggul yang mampu bersaing. Kita mempunyai inovasi di sini yaitu pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)











