Ini tugas kita di daerah bersama pihak terkait untuk menata sehingga jalan kita tidak banyak yang rusak,” jelasnya.
Gubernur Al Haris juga menyampaikan harapan agar pihak swasta berperan aktif dalam pembangunan infrastruktur luar kota, dan menyebut beberapa pihak sudah menunjukkan kesiapan untuk berkontribusi.
Pertemuan dihadiri pula oleh Dirjen Perhubungan Darat yang turut memberikan dukungan dan masukan terkait pengelolaan transportasi darat di wilayah provinsi.
Gubernur Al Haris mengapresiasi kehadiran mereka dan menyatakan komitmen untuk bekerja sama lebih intensif ke depan.
“Insya Allah kami akan semangat bekerja dengan kehadiran beliau di daerah hari ini,” kata Gubernur Al Haris.
“Audiensi ini diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, instansi transportasi, dan BUMN guna meningkatkan pelayanan publik, menjaga kualitas infrastruktur, serta memaksimalkan penerimaan pajak daerah,” pungkasnya.
Sementara itu, Komisaris Utama PT Jasa Raharja (Persero), Irjen. Pol (Purn.) Dr. Drs. Aan Suhanan, M.Si., menyampaikan apresiasi atas upaya Gubernur dan jajaran Pemprov Jambi dalam meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak dan pengembangan sistem transportasi darat.
Dalam sesi wawancara, Aan Suhanan mengungkapkan bahwa berbagai inovasi dan instrumen yang sedang direncanakan pemerintah daerah berpotensi mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pajak. Ia menekankan pentingnya pajak sebagai sumber pembiayaan infrastruktur dan layanan publik yang kembali dinikmati masyarakat.
Selain itu, Aan juga berterima kasih atas dukungan pemerintah daerah terhadap pengelolaan transportasi darat. Ia menyebut sejumlah program simpul transportasi dan kolaborasi dengan pemerintah kota serta pihak terminal sebagai langkah positif.
Peralihan dari transportasi pribadi ke angkutan massal mulai tampak di Jambi lewat hadirnya layanan kendaraan listrik berbayar (GTS) yang mendapat subsidi tarif dari pemerintah provinsi. Menurutnya, inisiatif ini meningkatkan aksesibilitas, termasuk untuk pelajar, dan membawa banyak manfaat bagi masyarakat.
Wawancara ditutup dengan harapan agar sinergi antara PT Jasa Raharja dan pemerintah daerah terus berlanjut demi peningkatan pelayanan publik di Provinsi Jambi. (netinfo/Adv)











