“Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” ucap Danrem saat membacakan naskah pidato.
Danrem menekankan relevansi Pancasila di tengah tantangan global, termasuk disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila menjadi pijakan moral untuk menjaga keutuhan bangsa yang terdiri dari lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnis.
Sebagai bagian dari amanat konstitusional, Danrem mengingatkan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab untuk ikut serta mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
“Pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut menjadi instrumen diplomasi yang relevan untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik,” baca Danrem mengutip pidato BPIP.
Lebih lanjut Danrem menyoroti kontribusi Indonesia dalam perdamaian dunia, seperti keikutsertaan pasukan perdamaian di bawah bendera PBB dan peran mediasi dalam konflik regional. Hal ini menurutnya merefleksikan sila kedua Pancasila: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.
Danrem juga mengajak generasi muda untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup, bukan sekadar simbol atau teks sejarah. Ia memberi pesan khusus kepada para kepala daerah agar setiap kebijakan publik berlandaskan keadilan sosial dan menjaga hak-hak masyarakat kecil agar tidak ada yang tertinggal.
Dalam penutup pidatonya Danrem mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat komitmen kebangsaan. “Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya,” pungkasnya.
Acara peringatan juga diikuti oleh Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, Sekda Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman , Forkopimda Provinsi Jambi , unsur TNI/Polri, kepala OPD, serta perwakilan organisasi masyarakat dan pelajar. Upacara berjalan khidmat dan diakhiri dengan doa bersama. (Adv)











