HeadlineNasionalOtomotifTeknologi

Dapat Sentuhan Baru, Honda Monkey Makin Ikonik dan Tampil Beda

×

Dapat Sentuhan Baru, Honda Monkey Makin Ikonik dan Tampil Beda

Sebarkan artikel ini

Sejak diperkenalkan pada 1961, Honda Monkey tetap bertahan berkat desain ikonik, dimensi compact, dan bobot ringan yang membuatnya menyenangkan dikendarai. Performa mesinnya yang tangguh namun mudah dikendalikan menjadikannya pilihan ideal bagi pecinta motor hobi yang berkarakter.

Hadir dengan teknologi modern, model ini memiliki panel meter digital menampilkan speedometer, indikator level bensin enam segmen, serta odometer dengan dua trip meter.

Seluruh sistem pencahayaan pada Honda Monkey menggunakan teknologi LED untuk memberikan pencahayaan optimal di setiap kondisi berkendara.

Dari sisi performa, Honda Monkey dibekali mesin silinder tunggal 125cc SOHC 2-valve berpendingin udara, dipadukan dengan teknologi PGM-FI untuk efisiensi bahan bakar yang lebih baik serta transmisi 5 percepatan yang menghasilkan akselerasi responsif dari putaran bawah hingga atas. Kombinasi diameter dan panjang langkah 50,0 x 63,1 mm dengan rasio kompresi 10,0:1 ini menghasilkan tenaga yang menyenangkan untuk dikendarai di berbagai kondisi jalan perkotaan.

Dari sisi kaki-kaki, Honda Monkey ditopang oleh suspensi depan upside down Showa yang dipadukan dengan suspensi belakang ganda (twin rear suspension), memberikan keseimbangan antara kenyamanan dan karakter sporty saat berkendara.

Sepeda motor ini juga dibalut ban tipe block pattern berukuran 120/80-12 65J di bagian depan dan 130/80-12 69J di bagian belakang, memberikan cengkeraman optimal sekaligus mempertegas tampilan tangguh khas Honda Monkey.

Dengan berbagai penyegaran ini, Honda Monkey terbaru semakin menegaskan posisinya sebagai hobby bike premium yang genuine dan unik, menjadi pilihan ideal bagi konsumen yang ingin tampil beda sekaligus menikmati pengalaman berkendara yang fun dan berkarakter.(*)

READ  Kanwil Ditjenpas Jambi Nonaktifkan Oknum Pejabat yang Diduga Terlibat Kasus Narkotika, Tegaskan Zero Tolerance
Editor: redaksi