TANJABBAR, netinfo.id – Kondisi infrastruktur jalan jembatan kayu atau jerambah yang menjadi akses utama sekaligus satu-satunya jalur penghubung bagi masyarakat di sejumlah desa di Kecamatan Seberang Kota, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saat ini semakin memprihatinkan.
Jerambah yang berlokasi di Parit Sapat RT. 02, Dusun Rawai Jaya, Desa Kuala Baru, Kecamatan Seberang Kota, tersebut mengalami kerusakan cukup parah.
Kondisi lantai kayu yang sudah lapuk, berlubang, serta sejumlah bagian konstruksi yang terlihat tidak lagi kokoh membuat masyarakat harus ekstra berhati-hati saat melintasi jalur tersebut.
Jalur ini memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat karena menjadi akses utama dan satu-satunya yang menghubungkan aktivitas warga dari 8 desa di Kecamatan Seberang Kota.
Setiap hari, masyarakat menggunakan jerambah tersebut untuk berbagai kebutuhan, mulai dari aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan hingga keperluan sosial masyarakat.
Perwakilan warga mengungkapkan bahwa kondisi jerambah saat ini sudah sangat mengkhawatirkan dan dinilai tidak lagi layak digunakan untuk menunjang mobilitas masyarakat dalam jangka panjang.
“Kondisi jerambah ini sekarang sudah sangat memprihatinkan. Banyak bagian yang sudah rusak dan kondisinya sangat tidak layak untuk digunakan sebagai akses utama masyarakat. Kami khawatir kalau dibiarkan terus, akan membahayakan warga yang setiap hari melintas,” ungkap perwakilan warga.
Menurut warga, persoalan ini bukan hanya menyangkut kenyamanan dalam berkendara atau berjalan kaki, tetapi sudah berkaitan dengan keselamatan masyarakat.











