AdvetorialDaerahEkonomiNews

Dorong Ekonomi Lahan Basah, Tanjabtim Siapkan Excavator Amphibi untuk Percepat Produktivitas

×

Dorong Ekonomi Lahan Basah, Tanjabtim Siapkan Excavator Amphibi untuk Percepat Produktivitas

Sebarkan artikel ini

JAMBI, netinfo.id – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) terus memperkuat strategi pembangunan berbasis ekonomi wilayah lahan basah. Salah satu langkah konkret yang tengah disiapkan adalah pengadaan satu unit excavator amphibi guna menunjang normalisasi parit dan sungai sebagai urat nadi aktivitas masyarakat.

Rencana ini disampaikan Bupati Tanjabtim, Dillah Hikmah Sari, saat kegiatan Safari Ramadan di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Pandan Jaya, Kecamatan Geragai, Rabu (4/3/2026).

Ia menegaskan, kehadiran alat berat tersebut akan menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan infrastruktur tata air yang berdampak langsung pada sektor ekonomi warga.

“Alat ini sangat dibutuhkan untuk pengerukan parit dan sungai yang selama ini terkendala gulma dan sedimentasi. Dengan excavator amphibi, pekerjaan bisa lebih cepat dan maksimal,” ujarnya.

Menurut Bupati, normalisasi parit dan sungai bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan investasi jangka panjang bagi peningkatan produktivitas pertanian dan perkebunan. Aliran air yang lancar akan mendukung pengelolaan lahan secara optimal, sehingga hasil produksi masyarakat dapat meningkat.

Tak hanya itu, saluran air yang tertata juga membuka peluang pemanfaatan jalur transportasi air bagi distribusi hasil pertanian dan perkebunan. Hal ini dinilai mampu menekan biaya logistik sekaligus mempercepat arus barang dari desa ke pasar.

“Selain meningkatkan produktivitas, normalisasi ini juga berperan penting dalam mengurangi potensi banjir yang selama ini menjadi hambatan aktivitas ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanjabtim, Dedy Novrianika, menjelaskan bahwa excavator amphibi dirancang khusus untuk bekerja di wilayah berair seperti rawa, sungai, dan lahan berlumpur.

“Alat ini dilengkapi ponton sehingga dapat mengapung di perairan dangkal dan mampu bergerak mandiri dengan sistem track drive hidrolik,” jelasnya.

READ  Belajar Aman di Jalan, Sinsen Ajak Masyarakat Ikut Pelatihan Safety Riding

Ia menambahkan, penggunaan alat berat konvensional di lahan basah selama ini memerlukan biaya tambahan, seperti pembangunan akses sementara atau pengangkutan menggunakan tongkang. Dengan excavator amphibi, efisiensi anggaran dapat dicapai sekaligus mempercepat penyelesaian proyek.

“Ini solusi tepat untuk menekan biaya konstruksi dan meningkatkan efektivitas pekerjaan di lapangan,” katanya.

Dengan rencana pengadaan ini, Pemkab Tanjabtim menargetkan pembangunan infrastruktur tata air yang lebih optimal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal di wilayah lahan basah.(Adv)