JAMBI, netinfo.id – Anggaran nyaris menyentuh Rp1 miliar untuk bahan kimia perawatan kolam, tapi hasilnya justru bikin dahi berkerut.
Kolam Renang Kota Baru, Jambi, yang dikelola Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jambi, viral karena airnya berubah hijau pekat jauh dari kata layak, apalagi profesional.
Alih-alih jernih kebiruan seperti standar kolam umum, kondisi di lapangan justru memunculkan pertanyaan besar: ke mana sebenarnya larinya anggaran ratusan juta rupiah untuk kaporit dan bahan kimia?
Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), Dispora Jambi menganggarkan Rp933.612.200 pada tahun 2026 untuk belanja bahan kimia, termasuk kaporit, soda ash, tawas hingga trusi. Angka yang tidak kecil untuk sekadar menjaga air tetap bersih.
Namun fakta di lapangan berkata lain. Air kolam tampak hijau, keruh, dan dikeluhkan oleh masyarakat hingga atlet. Kondisi ini bahkan disebut bukan kejadian baru, melainkan berulang.
“Bukan mendadak hijau, hampir selalu begitu. Birunya sebentar, lalu hijau lagi. Gimana atlet mau maksimal,” tulis salah satu pengguna media sosial.











