JAKARTA, netinfo.id – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan, terus memperkuat implementasi kebijakan menuju Zero Over Dimension Over Load (ODOL) 2027.
Upaya ini dilakukan melalui pendekatan komprehensif yang mencakup penanganan dari hulu hingga hilir dalam ekosistem angkutan logistik nasional.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menegaskan bahwa permasalahan kendaraan dengan dimensi dan muatan berlebih tidak dapat lagi dipandang semata sebagai pelanggaran lalu lintas, melainkan sebagai isu keselamatan yang membutuhkan penanganan menyeluruh.
“Permasalahan ODOL merupakan bagian dari ekosistem angkutan logistik yang kompleks. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama dari seluruh pihak, mulai dari kementerian dan lembaga, operator logistik, hingga masyarakat, guna mewujudkan target Zero ODOL 2027,” ujar Aan di Jakarta, Selasa (7/4/26).
Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah menyusun roadmap atau rencana aksi yang mencakup berbagai aspek, tidak hanya pengawasan dan penegakan hukum, tetapi juga pembenahan sektor pendukung lainnya.
Saat ini, seluruh pemangku kepentingan tengah memproses langkah-langkah strategis untuk mengatasi berbagai persoalan dalam ekosistem logistik.
Menurutnya, pembenahan tersebut meliputi peningkatan kesejahteraan pengemudi, penyempurnaan regulasi yang tengah berproses di DPR, serta penyusunan skema insentif dan disinsentif bagi pelaku usaha yang patuh maupun melanggar ketentuan.
Di sisi pengawasan, pemerintah juga akan memperkuat peran sejak tahap awal, yakni dari titik pemuatan barang. Pengawasan ini akan didukung oleh sistem deteksi digital di jalan, integrasi data, serta penegakan hukum yang konsisten.
“Pendekatan yang dilakukan bukan hanya penindakan, tetapi penataan menyeluruh terhadap ekosistemnya. Ke depan, tanggung jawab tidak hanya dibebankan kepada pengemudi, tetapi juga kepada operator dan pemilik barang,” tegasnya.
Dengan rencana aksi yang terintegrasi serta kolaborasi lintas sektor, Aan optimistis target Zero ODOL 2027 dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan.
“Komitmen seluruh pihak menjadi kunci utama. Dengan roadmap yang telah disusun dan sinergi yang kuat antar stakeholder, kami optimistis target Zero ODOL 2027 dapat direalisasikan,” pungkasnya.(*)











