JAMBI, netinfo.id – Pemerintah Kota Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Hal ini tercermin dari kenaikan belanja daerah tahun 2025 sebesar 2,66 persen atau sekitar Rp47,8 miliar dibandingkan tahun sebelumnya, dengan fokus pada penguatan 11 program unggulan daerah.
Wali Kota Jambi, Maulana, menyampaikan dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) bahwa peningkatan anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung visi Kota Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa yang bersih, aman, harmonis, agamis, inovatif, dan sejahtera.
“Kenaikan anggaran ini bukan sekadar angka, tetapi wujud nyata komitmen kami untuk menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kami ingin memastikan setiap rupiah digunakan secara efektif dan tepat sasaran,” ujar Maulana, Selasa (31/03/26).
Salah satu sektor yang menjadi prioritas adalah pendidikan. Pemerintah Kota Jambi mengalokasikan anggaran sebesar Rp476,14 miliar atau 22,54 persen dari total APBD, melampaui batas minimal nasional sebesar 20 persen.
Melalui Program Kartu Bahagia, bantuan pendidikan senilai Rp3 miliar telah disalurkan kepada 2.006 siswa kurang mampu tingkat SD dan SMP.
Di sektor kesehatan, capaian Kota Jambi juga patut diapresiasi. Cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berhasil mencapai 99,91 persen, sementara angka stunting turun drastis dari 10,3 persen pada 2024 menjadi hanya 1,35 persen pada 2025.
“Penurunan stunting ini adalah hasil kerja bersama. Kita tidak boleh lengah, karena target kita bukan hanya turun, tetapi memastikan generasi mendatang tumbuh sehat dan berkualitas,” tegas Maulana.











