DaerahHeadlinePeristiwa

142 Personel Gabungan dan Heli Water Bombing Perkuat Penanganan Karhutla HLG Londerang

×

142 Personel Gabungan dan Heli Water Bombing Perkuat Penanganan Karhutla HLG Londerang

Sebarkan artikel ini

Tim Water Management juga melakukan pengelolaan sumber air untuk mendukung pemadaman dan pembasahan di area yang ditangani.

Dukungan operasi darat diperkuat dengan 24 unit pompa pemadam berbagai jenis, sembilan kendaraan operasional roda empat, 15 unit sepeda motor, sekitar 120 set Sambunesia untuk pendinginan lahan gambut, serta ratusan roll selang pemadam. Sementara pemantauan kondisi areal dari udara didukung dua unit drone.

PT WKS juga mengerahkan satu unit helikopter water bombing untuk mendukung upaya pemadaman dari udara.

Operasi darat dan udara dilakukan secara terpadu dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi di lapangan, termasuk arah angin, karakteristik lahan, akses menuju lokasi, serta ketersediaan sumber air.

“Karakteristik lahan gambut membutuhkan penanganan yang intensif dan terkoordinasi. Karena itu, penguatan operasi darat, pengelolaan sumber air, penggunaan alat berat, pemantauan udara hingga water bombing dilakukan secara terpadu dan terus disesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan,” jelas Taufik.

Rangkaian penanganan di HLG Londerang juga menempatkan keselamatan personel sebagai perhatian utama.

Koordinasi antartim terus dilakukan untuk memastikan pembagian tugas dan penggunaan sumber daya dapat berjalan sesuai kebutuhan operasi.

“Yang menjadi prioritas bersama adalah bagaimana kebakaran dapat ditangani seefektif mungkin sekaligus menjaga keselamatan seluruh personel. Kolaborasi seluruh unsur menjadi penting agar setiap sumber daya yang tersedia dapat digunakan secara optimal sesuai perkembangan kondisi di lapangan,” tutup Taufik.(*)

READ  Sasar Mahasiswa, Satgas Preemtif Operasi Zebra Siginjai 2025 Gelar Sosialisasi Tertib Lalu Lintas di UNAJA
Editor: redaksi