Terkait penggunaan senjata api, Wakapolda kembali menegaskan pentingnya seleksi dan uji kemampuan yang ketat bagi personel yang memegang senpi.
“Penggunaan senjata api harus melalui proses seleksi dan uji kemampuan yang benar-benar ketat agar tidak disalahgunakan,” tegasnya.
Kemudian kegiatan dilanjutkan di Di Polres Bungo, kegiatan tatap muka dan arahan Wakapolda dilaksanakan di Aula Tatag Trawang Tungga dan dihadiri oleh Kapolres Bungo AKBP Zamri Elfino, para pejabat utama, jajaran Kapolsek, personel, serta Bhayangkari.
Dalam arahannya, Wakapolda Jambi menekankan pentingnya optimalisasi layanan darurat 110 sebagai wajah pelayanan Polri kepada masyarakat.
“Program 110 harus diutamakan karena mencerminkan kehadiran Polri sebagai pelayan masyarakat yang siap merespons dengan cepat setiap kebutuhan warga,” tegasnya.
Selanjutnya, Wakapolda juga mengingatkan fungsi Samapta untuk rutin melaksanakan koordinasi dan apel guna memantau situasi kamtibmas. Ia menegaskan agar penegakan disiplin internal dilakukan secara tegas tanpa tebang pilih.
“Setiap pelanggaran anggota harus ditindaklanjuti secara profesional oleh Propam, tanpa pandang bulu. Ini penting untuk menjaga marwah institusi,” ujarnya.
Dalam menghadapi aksi unjuk rasa, Wakapolda mengingatkan agar personel tetap profesional dan tidak mudah terpancing emosi.
“Kita harus mampu mengendalikan diri, karena kesalahan kecil dalam pengendalian massa dapat berdampak besar terhadap citra Polri,” tambahnya.
Selanjutnya kunjungan dilanjutkan ke Polres Merangin, Wakapolda Jambi kembali melakukan pemeriksaan senjata api dinas serta memberikan penekanan serupa terkait profesionalisme dan pelayanan publik.
Ia menegaskan bahwa penggunaan senjata api harus sesuai prosedur dan melalui uji kelayakan yang ketat.
“Penggunaan senjata api harus benar-benar melalui proses seleksi dan uji kemampuan yang ketat, sehingga tidak disalahgunakan,” ungkapnya.
Dalam tatap muka bersama personel Polres Merangin, Wakapolda kembali mengingatkan pentingnya integritas, disiplin, serta peningkatan kualitas pelayanan publik melalui optimalisasi layanan 110.
“Penting bagi seluruh personel untuk menjaga integritas, kedisiplinan, dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi menyampaikan bahwa kunjungan kerja Wakapolda tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan internal guna memastikan seluruh jajaran tetap berada pada jalur profesionalisme dan pelayanan prima.
“Kunjungan kerja ini merupakan bentuk komitmen pimpinan dalam memastikan seluruh personel bekerja secara profesional, disiplin, serta mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. Arahan yang diberikan menjadi pedoman penting bagi jajaran dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Kabid Humas.(*)











