Selain itu, Wagub Sani juga mengajak masyarakat mendekatkan diri kepada ulama dan memperkuat pemahaman kebangsaan.
“Mari dengan dasar keagamaan yang sempurna, kita belajar dengan para ulama, dengan memahami aturan NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila, dengan memperkuat adat istiadat kita yang sudah membudaya. Tidak lapuk, tidak hujan, tidak lekang, tidak panas. Kita pertahankan,” ajaknya.
Wagub Sani berharap Desa Talang Duku dan seluruh desa di Kabupaten Muaro Jambi tetap dalam keadaan aman, nyaman, damai, dan lebih baik.
“Akhirnya mari bagaimanapun kita perlu pencerahan, perlu wawasan, perlu tambahan pengetahuan. Untuk itu mari kita dengarkan dengan ikhlas dan khusyuk nanti tausiyah yang akan disampaikan oleh Tuan Guru kita, Buya kita, Guru kita yang datang jauh-jauh, yang kita sebut dengan Buya, saya sebut dengan Kiai, dan Kiai Aidilfitri Syafiq,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Desa Talang Duku, Muslim M.Ag menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dan Provinsi Jambi atas dukungan yang diberikan dalam peringatan HUT ke-56 Desa Talang Duku Tahun 2026.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas subsidi yang telah diberikan Bupati Muaro Jambi untuk kegiatan HUT desa tahun ini.
“Pastinya ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya. Alhamdulillah kita doakan beliau, seluruh OPD dan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jambi diberi kesehatan dan keberkahan sehingga Muaro Jambi bisa berbakti untuk kebahagiaan bapak-ibu semua,” katanya.
Muslim menjelaskan, rangkaian kegiatan HUT ke-56 sudah dimulai sejak dua hari ke depan sesuai arahan Ketua Panitia. Lomba-lomba tingkat dusun seperti panjat pinang dan lomba karung juga sudah dilaksanakan di masing-masing dusun sejak tanggal 16 Agustus 2026.
Kegiatan di Desa Talang Duku ini juga dihadiri Sekda Kabupaten Muaro Jambi, unsur Forkopimda Kabupaten Muaro Jambi, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat setempat serta tamu undangan lainnya. (*)











