MUARO JAMBI, netinfo.id – Anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi dari Fraksi PAN, Joniadi P. Nainggolan, turun langsung menemui masyarakat dalam agenda reses Masa Sidang I Tahun 2026 yang digelar di Desa Suko Awin Jaya, Kecamatan Sekernan, Kamis (21/4/2026).
Kegiatan yang dihadiri ratusan warga tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan di wilayah mereka.
Dalam kesempatan itu, Joniadi menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan setiap masukan yang disampaikan warga melalui fungsi dan kewenangannya sebagai anggota legislatif.
Menurut Joniadi, reses merupakan momentum penting bagi anggota dewan untuk mendengarkan secara langsung kondisi dan persoalan yang dihadapi masyarakat. Karena itu, ia mengajak warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi tanpa ragu, baik terkait infrastruktur, pertanian, pendidikan, maupun sektor lainnya.
“Saya berharap Bapak dan Ibu dapat menyampaikan aspirasi serta keluhan secara langsung. Semua masukan yang disampaikan hari ini akan kami bawa dan perjuangkan di DPRD Kabupaten Muaro Jambi,” ujar Joniadi di hadapan masyarakat.
Antusiasme warga terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Beragam usulan disampaikan secara bergantian, mulai dari perbaikan jalan desa, bantuan bibit pertanian, peningkatan fasilitas pendidikan, perbaikan gedung sekolah, pembangunan pagar sekolah, hingga kebutuhan pembangunan turap untuk SMP Negeri 47 Muaro Jambi.
Kepala Desa Suko Awin Jaya, Idawati, mengapresiasi kehadiran Joniadi yang dinilai responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia menyebut kehadiran tokoh masyarakat, tokoh agama, kepala sekolah, dan berbagai unsur lainnya menjadi bukti besarnya harapan warga terhadap perjuangan aspirasi yang disampaikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Dewan yang telah hadir dan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. Harapan kami, usulan yang disampaikan hari ini dapat direalisasikan melalui APBD Tahun 2027,” kata Idawati.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Joniadi memastikan seluruh usulan akan diinventarisasi dan dijadikan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Selanjutnya, usulan tersebut akan dipetakan berdasarkan tingkat prioritas dan kewenangan untuk kemudian diperjuangkan dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
“Semua aspirasi yang masuk akan kami pelajari dan tindak lanjuti. Usulan yang menjadi prioritas akan terus kami kawal agar dapat masuk dalam program pembangunan pemerintah daerah pada tahun mendatang,” tegasnya.
Melalui kegiatan reses ini, Joniadi berharap hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, sehingga setiap kebijakan pembangunan yang dirancang pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.(*)











