Dalam kesempatan tersebut, Nasrul juga menjelaskan sejumlah program perumahan dan kawasan permukiman yang tengah dan akan dilaksanakan di Provinsi Jambi.
Program tersebut antara lain relokasi akibat bencana, relokasi program pemerintah, pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak bencana, program bedah rumah, penyediaan prasarana, sarana dan utilitas (PSU), serta penataan kawasan kumuh.
“Kita berharap seluruh program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat Provinsi Jambi,” ujarnya.
Untuk program Bantuan Bedah Rumah Provinsi Jambi, Nasrul menyampaikan bahwa saat ini Dinas Perkimtan sedang melakukan tahapan verifikasi calon penerima bantuan.
“Untuk tahun ini ada sekitar 550 unit yang kita laksanakan di Provinsi Jambi. Insya Allah pada Oktober sudah mulai berjalan,” jelasnya.
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah
Sementara itu juga, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera IV, Yenni Sofyan Mora, S.T., M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat.
Ia menjelaskan, program yang sebelumnya dikenal sebagai Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kini menjadi bagian dari program bedah rumah sesuai kebijakan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
“Memang kami di sini berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Kami bersama pemda dan CSR membangun rumah tidak layak huni menjadi rumah yang lebih layak bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Jambi,” ungkap Yenni.
Selain program bedah rumah, BP3KP Sumatera IV juga melaksanakan sejumlah kegiatan penataan kawasan permukiman dan pembangunan perumahan di Provinsi Jambi. Di antaranya penataan kawasan kumuh di Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Yenni menegaskan bahwa pelaksanaan program perumahan membutuhkan sinergi berbagai pihak, tidak hanya pemerintah pusat dan pemerintah daerah, tetapi juga dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), perbankan serta masyarakat.
“Kami berharap seluruh pihak dapat bersinergi dan berkolaborasi dalam mendukung pemenuhan kebutuhan rumah di Provinsi Jambi,” katanya.
Menurutnya, kolaborasi tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu agenda nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, TP-PKK, dunia usaha, perbankan, CSR serta masyarakat, diharapkan semakin banyak masyarakat Jambi yang dapat menikmati hunian yang layak, aman dan sehat.
Kegiatan Rabu Berkah TP-PKK Provinsi Jambi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga menyangkut kepedulian sosial, lingkungan, kesehatan, keselamatan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. (*)











